Tgk. Amran Telah Buktikan Janji Kampanye AZAM Bangun PKS di Aceh Selatan

TheTapaktuanPost | Trumon Timur. Anggota DPRK Aceh Selatan, Amiruddin, mengatakan masyarakat Aceh Selatan khususnya para petani sawit di Kluet Raya, Bakongan Raya dan Trumon Raya sangat berbangga hati serta beruntung dengan telah dimulainya pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) di perbatasan antara Gampong Jambo Dalem dengan Gampong Kapa Sesak, Kecamatan Trumon Timur.

Menurutnya, pembangunan pabrik kelapa sawit ini merupakan bukti nyata komitmen pasangan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan Alm. H. Azwir S.Sos – Tgk. Amran (AZAM) merealisasikan janji kampanyenya saat kontestasi Pilkada 2018 lalu.

“Bupati Aceh Selatan yang saat ini dijabat oleh Tgk. Amran benar-benar membuktikan janji kampanye pasangan AZAM saat Pilkada 2018 lalu merealisasikan pembangunan pabrik kelapa sawit yang peletakan batu pertama (groundbreaking)-nya telah dilakukan pada Rabu 22 Juli 2020 lalu,” kata Amiruddin kepada TheTapaktuanPost di Tapaktuan, Kamis (30/7/2020).

Kehadiran pabrik kelapa sawit berkapasitas produksi 45 ton/jam ini, kata Amiruddin, telah lama di nanti-nantikan oleh masyarakat Aceh Selatan khususnya para petani sawit di Kluet Raya, Bakongan Raya dan Trumon Raya. Beberapa kali diprogramkan oleh kepala daerah terdahulu tak kunjung terealisasi melainkan hanya sebatas wacana belaka.

Penantian panjang ini, baru benar-benar terealisasi dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Aceh Selatan dijabat oleh pasangan Alm. H. Azwir S.Sos – Tgk. Amran (AZAM).

“Untuk membuktikan janji kampanyenya tersebut, beberapa saat pasca resmi dilantik menjadi pemimpin Aceh Selatan, pasangan AZAM langsung bergerak cepat melobi investor dari luar daerah. Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak pasangan AZAM ketika itu berhasil meyakinkan investor untuk menanamkan investasinya di Aceh Selatan. Hingga akhirnya terealisasi pembangunan pabrik tersebut oleh PT. Aceh Trumon Anugerah Kita,” ungkap Amiruddin.

Masyarakat Aceh Selatan khususnya para petani sawit di Kluet Raya, Bakongan Raya dan Trumon Raya, lanjut Amiruddin, patut bersyukur dan mengapresiasi kerja keras Pemkab Aceh Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Tgk. Amran yang sangat serius memperjuangkan peningkatan ekonomi masyarakat yang dibuktikan telah mulai direalisasikan pembangunan pabrik tersebut.

Sebab, jika proses pembangunan pabrik kelapa sawit tersebut telah rampung yang operasionalnya direncanakan akan dimulai pada akhir tahun 2021 mendatang, maka diprediksi akan terjadi perputaran uang di Aceh Selatan khususnya diwilayah Trumon Raya, Bakongan Raya dan Kluet Raya mencapai puluhan juta bahkan ratusan juta rupiah per harinya.

Kehadiran pabrik dengan kapasitas produksi 30 ton/jam ekspansi ke 45 ton/jam ini, ujar Amiruddin, tidak saja akan memberikan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) bagi Pemkab Aceh Selatan, tapi juga akan meningkatkan harga jual tandan buah segar (TBS) sehingga akan memberikan keuntungan luar biasa besar bagi petani di daerah itu.

“Dengan adanya persaingan harga pembelian TBS, maka petani sawit Aceh Selatan tidak perlu lagi mengangkut sawitnya ke Subulussalam,dan Aceh Singkil. Bahkan kehadiran pabrik tersebut juga akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat,” urainya seraya menyatakan dengan kalkulasi kapasitas 30 ton/jam ekspansi ke 45 ton/jam tersebut itu artinya bahwa operasional pabrik itu nantinya membutuhkan ketersediaan TBS antara 600 s/d 900 ton/hari dengan estimasi produksi mesin mencapai 20 jam kerja.

Karena itu, pihaknya meminta kepada pihak perusahaan agar benar-benar serius memberdayakan tenaga kerja lokal yaitu putra-putri daerah setempat untuk menekan angka pengangguran di Aceh Selatan. Demikian juga kepada petani sawit lokal serta pihak perusahaan perkebunan sawit yang ada di wilayah itu, ia juga meminta setelah pabrik tersebut beroperasional nantinya agar tidak lagi menjual TBS ke luar Aceh Selatan demi untuk mencukupi kapasitas produksi pabrik tersebut.

PKS Krueng Luas

Selain memprioritaskan pembangunan PKS di Gampong Kapa Sesak, Pemkab Aceh Selatan dengan cara melakukan Kontak Kerjasama Operasi (KSO) dengan CV. Balga Indo Enggenering juga telah berhasil mengoperasionalkan pabrik kelapa sawit di Gampong Krueng Luas, Kecamatan Trumon Timur.

Pabrik kelapa sawit milik Pemkab Aceh Selatan dengan kapasitas produksi sekitar 5 ton/jam ekspansi ke 10 ton/jam ini, kata Amiruddin, lebih kurang sudah lima tahun lebih terbengkalai (mangkrak). Keberadaan pabrik yang merupakan asset daerah yang beberapa komponennya hampir dapat dipastikan sudah menjadi besi tua itu, baru resmi beroperasi kembali dibawah kepemimpinan Aceh Selatan dijabat Bupati Tgk. Amran.

“Dengan telah beroperasinya kembali pabrik kelapa sawit milik Pemkab Aceh Selatan di Gampong Krueng Luas, Trumon Timur tersebut secara otomatis dapat menampung tenaga kerja lokal lebih kurang sekitar 60 orang pekerja murni dari masyarakat Trumon Raya. Dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat petani sawit karena petani dapat menjual langsung TBS ke pabrik tersebut dengan harga lebih memuaskan serta juga akan memberikan kontribusi PAD bagi Pemkab Aceh Selatan,” pungkasnya.