Pemkab Aceh Selatan Serahkan Huntara untuk Korban Kebakaran, Siap Ditempati Jelang Ramadan

TheTapaktuanPost | Kluet Utara. Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menunjukkan respons cepat terhadap musibah kebakaran yang menimpa warga Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Kluet Utara. Pada Selasa (17/2/2026), pemerintah daerah secara resmi menyerahkan lima unit hunian sementara (huntara) kepada para korban terdampak.

Penyerahan huntara tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, didampingi Camat Kluet Utara Alman Paluti, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan H. Zainal A yang diwakili Kabid Darurat Ruspiadi, Kabid Damkar Aris Monkuba , Plt. Keuchik Simpang Lhee, Fahrul Syamsir  serta unsur Imum Mukim Kualaba’u, Sabtunisjar.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Baital Mukadis menegaskan bahwa kehadiran huntara tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan untuk memastikan warga korban kebakaran tetap memiliki tempat tinggal yang layak, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.

“Walaupun saat ini pemerintah daerah menghadapi kondisi defisit anggaran, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah tetap menjadi prioritas. Kami berharap rumah sementara ini sudah dapat ditempati masyarakat sebelum Ramadan sehingga ibadah dapat dijalankan dengan lebih tenang,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya mitigasi kebakaran berbasis masyarakat. Menurutnya, kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama menjelang Ramadan, ketika aktivitas memasak dan penggunaan listrik di rumah tangga cenderung meningkat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan instalasi listrik, penggunaan kompor, serta memastikan tidak ada sumber api yang berpotensi memicu kebakaran. Selain itu, kewaspadaan terhadap bencana alam lainnya juga harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Mewakili masyarakat, Mukim Kuala Ba’u Sabtunisjar menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah cepat pemerintah daerah. Ia menilai pembangunan huntara dalam waktu kurang dari dua bulan sejak musibah terjadi merupakan respons yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Selama ini belum ada pengalaman ketika kebakaran terjadi, pemerintah kabupaten mampu membangun hunian sementara secepat ini, bahkan sudah dapat ditempati sebelum Ramadan. Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan H. Zainal A menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat langkah mitigasi bencana melalui sosialisasi, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, serta koordinasi lintas instansi.

“BPBD berkomitmen terus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Kami juga mengimbau warga segera melaporkan potensi bahaya di lingkungan masing-masing agar dapat ditangani sejak dini,” katanya.

Dengan rampungnya pembangunan lima unit huntara tersebut, pemerintah berharap para korban kebakaran dapat segera menempati hunian sementara dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman, sekaligus menyambut Ramadan dalam kondisi yang lebih layak dan nyaman.

Pos terkait