Menu MBG Berbelatung, BGN Suspend Dapur SPPG Yayasan Berkah Cahaya di Kecamatan Sawang

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Badan Gizi Nasional (BGN) dilaporkan telah memutuskan menghentikan sementara (Suspend) operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lhok Pawoh, Kecamatan Sawang, Aceh Selatan.

Penutupan sementara operasional dapur SPPG dibawah naungan Yayasan Berkah Cahaya tersebut, diduga imbas temuan kasus menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bercampur ulat belatung (Larva warna putih).

Bacaan Lainnya

Dari sejumlah sekolah di Kecamatan Sawang yang di distribusikan, kasus menu MBG berbelatung diantaranya ditemukan di SDN Panton Luas dan SMPN 3 Sawang.

Plt. Kadinkes Aceh Selatan, Yuhelmi S.H, yang dikonfirmasi melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas), Yulimir, membenarkan keputusan BGN menutup sementara operasional dapur SPPG tersebut.

“Informasi kami terima dari Korwil BGN Aceh Selatan, benar telah di suspend (tutup sementara),” kata Yulimir saat dihubungi di Tapaktuan, Senin (20/4/2026).

Namun saat ditanya sampai kapan rentang waktu sanksi penutupan sementara itu diberlakukan?, Yulimir mengaku sejauh ini belum menerima pemberitahuan resmi dari pihak BGN.

“Sebenarnya, ini ranahnya Korwil BGN yang tepat menjelaskan. Kami hanya diberitahukan informasi sepintas bahwa SPPG tersebut telah di suspend,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yulimir menyatakan, pasca menerima informasi temuan kasus menu MBG diduga bercampur belatung pada Kamis (16/4/2026), pada Jumat (17/4/2026) petang tim Dinas Kesehatan Aceh Selatan bersama Kepala Puskesmas Sawang langsung turun ke sekolah-sekolah terdampak.

Selain melakukan pengecekan menu MBG bercampur belatung, tim juga melakukan trauma healing terhadap para siswa yang mengalami tekanan psikologis serta hilangnya selera makan pasca kejadian tersebut. Disamping itu, tim juga turun langsung ke dapur SPPG Lhok Pawoh, Sawang meninjau kualitas layanan dapur dan sanitasi.

“Hasil peninjauan ke sekolah terdampak, kami mendapati bahwa memang benar menu MBG yang disalurkan ke siswa bercampur belatung. Tetapi saat turun ke dapur SPPG, stok menu tersebut sudah tak ditemukan lagi,” ungkapnya.

Dia mengatakan, tim Dinkes yang tergabung dalam Satgas MBG Kabupaten Aceh Selatan, tak lagi membuat rekomendasi hasil pemeriksaan lapangan karena telah diinformasikan oleh Korwil BGN bahwa SPPG dimaksud telah di suspend.

Abaikan Konfirmasi Wartawan

Sayangnya, perwakilan atau penanggung jawab (Korwil/PIC) BGN wilayah Aceh Selatan, Yona Violiska, saat dikonfirmasi masih memilih bungkam tak kooperatif dengan awak media.

Beberapa kali dihubungi ke nomor HP dan WA nya tak di angkat demikian juga pesan singkat yang dikirim tidak direspon sama sekali.

Pos terkait