TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas Sosial (Dinsos) mengaku jauh-jauh hari sebelumnya telah mewaspadai dan mengantisipasi potensi terjadinya gejolak atau konflik sosial ditengah masyarakat sehubungan akan disalurkan paket bantuan sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19 dari Pemerintah Aceh sumber APBA.
“Menyikapi himbauan Pemerintah Pusat dalam menangani dampak Wabah COVID-19 dan menghindari terjadinya potensi konflik sosial di masyarakat akibat belum masuk dalam data sembako yang bersumber dari dana APBA, jauh-jauh hari sebelum maraknya pemberitaan tentang data sembako COVID-19 yang berasal dari Pemerintah Aceh ini, Plt. Bupati Aceh Selatan telah menugaskan kami agar menyiapkan data masyarakat terdampak wabah COVID-19,” kata Kadissos Aceh Selatan, Zubir Efendi melalui Kabid Dayasos dan FM, Zulpardi S.H kepada TheTapaktuanPost, Jumat (24/4/2020).
Tujuannya, ujar Zulpardi, terhadap masyarakat terdampak Covid-19 yang tidak tertampung dalam program bantuan paket sembako dari Pemerintah Aceh sumber APBA, harus dipastikan tertampung dalam program bantuan paket sembako serupa dari Pemkab Aceh Selatan sumber APBK.
“Sebab, berdasarkan hasil pendataan dari keuchik masing-masing gampong, Pemkab Aceh Selatan sedang menyiapkan paket sembako dengan jenis dan jumlah yang sama seperti bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Aceh, yang akan menyasar lebih kurang 18.000 KK untuk 260 Gampong di 18 Kecamatan yang ada di Aceh Selatan,” ungkap Zulpardi.
Karena itu, pihaknya berharap kepada masyarakat agar tetap tenang, jangan panik dan jangan mudah terprovokasi oleh pernyataan-pernyataan oknum yang tidak bertanggungjawab.
Ia memastikan, Pemkab Aceh Selatan akan membantu seluruh masyarakat miskin yang terdampak wabah COVID-19 di daerah itu, dengan jenis bantuan yang beragam.
Sebab, lanjut Zulpardi, jika mengacu kepada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kabupaten Aceh Selatan hasil finalisai DTKS periode Januari 2020 terdapat 37.055 Ruta (Rumah tangga) yang berhak menerima bantuan dari pemerintah.
Dengan perincian, dari jumlah tersebut yang sudah mendapatkan Bantuan PKH sebanyak 12.312 KK, Bantuan Program Sembako Kementerian Sosial RI (BPNT) sebanyak 3.992 KK, Bantuan Sembako Sumber Dana APBA sebanyak 5.933 KK dan Bantuan Sembako Sumber Dana APBK sebanyak 18.000 KK sehingga jika ditotalkan maka seluruhnya berjumlah 40.237 KK.
“Artinya bahwa, penduduk Aceh Selatan yang masuk dalam DTKS dipastikan seluruhnya akan mendapatkan bantuan baik dari Pemerintah Pusat, provinsi maupun kabupaten,” katanya.
Oleh sebab itu, pihaknya sangat mengharapkan kepada masyarakat agar tetap bersabar, terlebih dalam suasana menjalankan ibadah puasa sekarang ini, karena Pemkab Aceh Selatan dalam waktu dekat ini segera akan mendistribusikan bantuan sembako tersebut.
“Dalam waktu dekat ini, bantuan sembako tersebut akan kita distribusikan secara bersamaan yaitu baik bantuan sembako dari sumber APBA maupun dari sumber refocusing APBK Aceh Selatan tahun 2020,” pungkasnya.
40.237 KK yang masuk DTKS Aceh Selatan Dipastikan Menerima Bantuan, Masyarakat Diminta Tak Mudah Terprovokasi
