TheTapaktuanPost | Samadua. Dari 4 orang TKI dari Malaysia yang pulang ke Aceh Selatan via Bandara Kuala Namu, Medan, hanya 1 orang yang telah menjalani pemeriksaan rapid tes di tempat kerantina sementara di Puskesmas Sedar, Kecamatan Samadua, Sabtu (11/4/2020).
Sedangkan sisanya 3 orang lagi sejauh ini belum diketahui keberadaannya dan sedang dilacak oleh pihak berwajib.
Plt. Kadiskes yang juga Ketua Penanganan Medis Tim Gugus Tugas Covid-19 Aceh Selatan, Novi Rosmita S.E,M.Kes mengatakan, hasil pemeriksaan rapid tes terhadap seorang TKI asal Peulumat, Kecamatan Labuhanhaji Timur negatif dan tidak ada gejala yang mengarah ke Covid-19.
“Karena negatif Covid-19, TKI ini telah dipulangkan ke kampungnya untuk selanjutnya menjalani isolasi mandiri dirumahnya. Tadi dipulangkan ke rumahnya menggunakan mobil ambulance PSC Dinkes, karena pulang dari Medan tadi menumpang mobil rental,” ungkap Novi.
Proses pemeriksaan rapid tes, lanjut Novi, dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 kabupaten serta Muspika Samadua, dengan melibatkan petugas laboratorium BLUD RSUD Yuliddin Away Tapaktuan.
Sesuai SOP protokol kesehatan yang telah ditetapkan, ujar Novi, saat melaksanakan tugasnya petugas laboratorim RSUD YA Tapaktuan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap Covid-19.
Setelah menjalani pemeriksaan, lanjut Novi, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Aceh Selatan sempat mewawancara seorang TKI asal Peulumat tersebut. Mempertanyakan keberadaan 3 orang lagi rekannya yang sama-sama pulang dari Negara jiran Malaysia.
Yang bersangkutan menjawab bahwa, ia juga tidak mengetahui dimana keberadaan 3 orang lagi temannya tersebut. Karena menurutnya, saat ini masih ada yang masih di karantina di Bandara Kuala Namu Medan. Dan sebagian lagi masih ada juga yang belum pulang dari Malaysia karena sedang mengurus dokumen administrasi.
“Sementara disisi lain, ada juga informasi yang mengatakan 3 orang lagi TKI ini telah berada dikampungnya masing-masing. Saat ini sedang di lacak oleh pihak aparat keamanan,” kata Novi.
Selain seorang TKI Malaysia, jelas Novi, secara bersamaan pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan suhu tubuh terhadap 13 orang warga yang pulang kampung menggunakan mobil pribadi lewat jalur darat dari Bekasi, Jakarta ke kampungnya masing-masing di Kecamatan Labuhanhaji Barat dan Labuhanhaji.
“Sebanyak 13 orang warga ini hanya dilakukan pemeriksaan suhu tubuh. Setelah dipastikan tidak ada gejala yang mengarah Covid-19, seluruhnya telah di izinkan kembali ke kampungnya masing-masing. Mereka juga telah di edukasi agar menjalani isolasi mandiri dirumahnya masing-masing,” pungkas Novi.
Hanya 1 orang TKI Menjalani Rapid Tes di Puskesmas Sedar, 3 lagi Sedang Dilacak
