TheTapaktuanPost | Labuhanhaji Barat. Kabupaten Aceh Selatan memiliki berbagai macam objek pariwisata, mulai dari pantai, sungai, pegunungan, air terjun, hingga goa. Salah satunya Guha Batee Meucanang yang terletak di Kecamatan Labuhan Haji Barat.
Lokasi tersebut berjarak sekitar 35 menit dari Ibukota Aceh Selatan, Tapaktuan. Ketika memasuki kawasan Labuhan Haji Barat, pengunjung dapat memasuki persimpangan yang telah terpasang papan bertuliskan “Objek Wisata Guha Batee Meucanang” milik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, atau tepat di sekitar kawasan Pasar Blang Kejeuren.
Setelah memasuki persimpangan tersebut, pengunjung kemudian dapat mengikuti jalan yang telah terpasang petunjuk hingga menemui aliran sungai yang jernih di kawasan perbukitan.
Objek wisata Guha Batee Meucanang merupakan situs yang melegenda bagi masyarakat setempat. Nama Guha Batee Meucanang ini berasal dari dua suku kata yaitu “Guha” yang bearti goa dan “Meucanang” yaitu Canang atau suara khas musik tradisional Aceh yang mirip dengan suara gong.
Dalam situs tersebut terdapat batu yang menggantung di sisi goa. Menurut masyarakat setempat, dahulunya apabila batu ini diketuk dan dipukul akan mengeluarkan suara, seperti alat musik Canang.
Guha Bate Maucanang berukuran sekitar 20 meter persegi dengan tinggi 15 meter, goa ini memiliki dua pintu masuk, pintu masuk pertama sangat sempit, hanya muat untuk satu orang, sedangkan untuk pintu kedua sangat lebar, yang juga merupakan pintu keluarnya.
Selain terdapat goa yang unik, kawasan objek wisata tersebut juga terdapat aliran sungai yang sangat jernih dan sejuk. Aliran sungai yang tepat berada di sisi goa itu membuat pengunjung semakin nyaman untuk berlibur untuk menikmati panorama alam yang masih asri. Bahkan di aliran-aliran sungai tersebut telah dilengkapi dengan sejumlah cafe-cefe sehingga para pengunjung juga dapat menikmati makanan dan minuman di lokasi.
Rangga Putra, salah seorang pengunjung saat ditemui pada Minggu (31/5/2026) mengaku sangat sering berkunjung ke objek wisata Guha Batee Meucanang, terutama di akhir pekan (weekend) bersama rekan-rekannya. Menurutnya objek wisata tersebut masih alami dan nyaman dikunjungi saat berlibur. Selain disuguhi keunikan goa, mereka juga dapat menikmati kesejukan aliran Sungai.
“Sangat nyaman kalau di sini bersama Kawan-kawan, apalagi fasilitas cafe juga sudah banyak sehingga kita dapat menikmati pemandangan alam sambil bersantai,” ujarnya.
