Pelantikan Diva Samudra Putra Jadi Momentum Benahi Birokrasi dan Keuangan Aceh Selatan

TheTapaktuanPost | Banda Aceh. Pelantikan Diva Samudra Putra, SE, MM sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Selatan dinilai sebagai momentum penting untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap birokrasi dan tata kelola pemerintahan di daerah tersebut.

Pengamat politik dan pemerintahan, Dr Nasrul Zaman, menegaskan bahwa posisi Sekda memiliki peran sentral dalam menentukan arah dan kualitas kinerja pemerintahan daerah, terutama dalam situasi fiskal yang sedang menghadapi tekanan.

“Penunjukan Sekda definitif ini harus dimaknai sebagai momentum untuk menata kembali birokrasi dan tata kelola keuangan Aceh Selatan secara lebih tertib dan terukur,” ujar Nasrul Zaman, Rabu, (6/5/2026).

Ia menyoroti kondisi keuangan daerah yang saat ini dinilai berada dalam situasi dilematis, dengan beban utang yang mencapai ratusan miliar rupiah. Dalam konteks tersebut, pengalaman Diva sebagai mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dinilai menjadi modal penting.

“Sebagai mantan Kepala BPKD, Diva Samudra Putra tidak hanya memahami struktur anggaran, tetapi juga dituntut mampu menghadirkan solusi konkret atas persoalan keuangan daerah yang cukup kompleks saat ini,” katanya.

Menurut Nasrul, langkah-langkah rasional dan terukur diperlukan untuk memperbaiki kesehatan fiskal daerah, mulai dari pengendalian belanja, optimalisasi pendapatan, hingga penataan ulang prioritas anggaran.

Selain aspek keuangan, ia juga menilai pengalaman Diva sebagai Sekretaris DPRK (Sekwan) menjadi nilai tambah dalam membangun komunikasi politik yang konstruktif antara eksekutif dan legislatif.

“Pengalaman sebagai Sekwan tentu menjadi bekal penting dalam merawat kemitraan yang harmonis dengan legislatif. Ini krusial untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan kelancaran proses penganggaran,” ujarnya.

Lebih jauh, Dr Nasrul menekankan bahwa keberhasilan seorang Sekda pada akhirnya akan diukur dari sejauh mana ia mampu mengakselerasi realisasi visi dan misi kepala daerah.

“Hal yang paling mendasar adalah bagaimana Sekda mampu memaksimalkan pencapaian visi-misi bupati. Karena sukses atau tidaknya pemerintahan sangat bergantung pada seberapa optimal program-program tersebut terealisasi,” tegasnya.

Karena itu dia berharap, dengan kombinasi pengalaman birokrasi dan pemahaman terhadap tata kelola keuangan, Diva Samudra Putra dapat mendorong kinerja pemerintahan Aceh Selatan menjadi lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada hasil.

“Ekspektasi publik tentu besar. Karena itu, diperlukan kerja cepat, tepat, dan terukur agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah dapat terus terjaga,” pungkasnya.

Pos terkait