TheTapaktuanPost | Sawang — Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (16/9/2026) sore, memicu longsornya material tanah dan batu dari lereng perbukitan di kawasan Gunung Air Dingin, Kecamatan Sawang, Aceh Selatan.
Sebuah batu berukuran besar yang ikut terbawa material longsor dilaporkan menghantam satu unit mobil double cabin berwarna hitam yang melintas dari arah Tapaktuan menuju arah Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya).
Dalam video yang diterima wartawan, terlihat batu besar bersama material tanah jatuh dari lereng perbukitan dan menghantam bagian samping kanan mobil, tepatnya di pintu depan.
Akibat hantaman tersebut, bagian samping kendaraan mengalami kerusakan parah. Mobil tersebut juga terlihat keluar dari badan jalan dan terjatuh ke bawah beram.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh informasi mengenai kondisi pengemudi maupun penumpang kendaraan. Belum ada pula laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Material tanah dan batu longsoran juga menutupi sebagian badan Jalan Nasional lintas Tapaktuan–Blangpidie sehingga berpotensi mengganggu arus lalu lintas di jalur tersebut.
Plt. Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Mudatsir ZA, saat dihubungi membenarkan adanya laporan kejadian tersebut.
Ia mengatakan, BPBD Aceh Selatan telah menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan, termasuk memindahkan batu dan membersihkan material tanah longsor yang menutupi badan jalan.
Upaya tersebut dilakukan untuk membuka kembali akses dan memperlancar arus transportasi di Jalan Nasional lintas Tapaktuan–Blangpidie.
Masyarakat yang melintas di kawasan tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras, mengingat kondisi lereng perbukitan yang rawan longsor.
