TheTapaktuanPost | Labuhanhaji Barat. Satu unit rumah janda miskin, Maimunah (46), berkonstruksi semi permanen di Gampong Kuta Trieng, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Aceh Selatan, musnah terbakar Jumat (12/6/2020) sekira pukul 12.45 WIB.
Meskipun tak ada korban jiwa, namun musibah kebakaran yang terjadi persis disaat warga sedang melaksanakan ibadah shalat Jumat itu, mengakibatkan korban mengalami kerugian materil mencapai puluhan juta rupiah.
Sekretaris Gampong Kuta Trieng, Gunawan, mengatakan upaya pemadaman kobaran api langsung dilakukan masyarakat setempat secara manual menggunakan peralatan yang ada. Beberapa saat kemudian, juga tiba armada pemadam kebakaran milik BPBD Aceh Selatan Pos Labuhanhaji.
Namun sayang, kobaran api yang terus melumat rumah janda miskin yang dihuni empat jiwa yaitu Maimunah bersama tiga orang anaknya tersebut tak mampu dibendung hingga musnah terbakar rata dengan tanah.
“Kejadian itu persis disaat warga sedang melaksanakan ibadah shalat Jumat. Sehingga upaya pemadaman agak mengalami kendala,” ujarnya seraya menyatakan sejauh ini belum diketahui penyebab kebakaran.
Bahkan, sambungnya, disaat warga sedang melakukan upaya pemadaman ada seorang anak remaja yang sedang ikut memadamkan kobaran api, terinjak pecahan kaca rumah sehingga menyebabkan luka di bagian kakinya.
“Anak remaja tersebut, sudah dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis,” ucapnya.
Camat Labuhanhaji Barat, Said Suhardi, yang dihubungi telah membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, satu unit rumah janda miskin berkonstruksi semi permanen di Gampong Kuta Trieng terbakar,” ungkapnya seraya menyatakan ia bersama istrinya telah berada dilokasi untuk meninjau korban.
Belakangan kepada Camat Said Suhardi korban mengaku bahwa penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik.
Dalam kesempatan itu, Camat Said Suhardi didampingi istrinya Ernawati, turut menyerahkan bantuan sembako masa panik dan perlengkapan shalat kepada korban. [] NB
