Tgk Amran : Tidak Ada Tawar-menawar, Ketua DPRK Aceh Selatan Harus dari PNA

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Ketua DPW Partai Nanggroe Aceh (PNA) yang juga Wakil Bupati (Wabup) Aceh Selatan, Tgk. Amran mengatakan partai besutan Irwandi Yusuf itu telah memasang target pada Pemilu 2019.

Khusus untuk DPRK Aceh Selatan, pihaknya menargetkan harus mampu meraih 7 kursi dan untuk DPRA dapil 9 minimal 2 kursi. Dengan raihan kursi sebanyak itu, maka secara otomatis kursi Ketua DPRK Aceh Selatan periode 2019-2024 akan diduduki oleh kader PNA.

Bacaan Lainnya

“Tidak ada tawar-menawar, posisi Ketua DPRK Aceh Selatan harus dari kader PNA. Kita menargetkan 7 kursi DPRK dan minimal 2 kursi untuk DPRA dapil 9,” kata Tgk. Amran dalam orasi politiknya pada acara Rakerwil dan Konsolidasi Pemenangan Pileg 2019 di Gedung Rumoh Agam, Tapaktuan, Senin (4/2/2019).

Pihaknya, lanjut Tgk. Amran memberi apresiasi yang tinggi terhadap seluruh lapisan masyarakat dan partai koalisi khususnya kader PNA yang telah bekerja maksimal memenangkan H. Azwir dan Tgk. Amran pada Pilkada Bupati dan Wabup Aceh Selatan tahun 2018 lalu.

Ia mengharapkan, kerja keras dan kekompakan itu dapat kembali terulang pada Pemilu 2019 ini, karena kebesaran dan kemajuan PNA ke depan termasuk kesuksesan program kerja pemerintah Azam periode 2018-2023 sangat ditentukan oleh kemenangan PNA bersama partai koalisi lainnya dalam meraih kursi di DPRK.

“Dengan dominasi kita menguasai DPRK maka akan memudahkan untuk mewujudkan program-program kerja Azam yang pro-rakyat ke depan. Makanya, tidak ada kata tawar-menawar lagi, minimal PNA harus dapat 7 kursi,” tegas Tgk. Amran.

Ia juga berpesan kepada seluruh kader dan calon legislatif, agar dalam bekerja merebut simpati masyarakat tidak sampai menyakiti hati dan perasaan masyarakat melainkan harus berlangsung secara santun, beretika dan terhormat.

Pihaknya, kata Tgk. Amran tidak mengejar kemenangan apabila perjalanan merebut kemenangan itu harus melukai hati dan perasaan masyarakat. Termasuk kepada para caleg PNA, Tgk. Amran kembali berpesan agar saat mencari suara ditengah masyarakat, tidak tumpang tindih dengan basis suara sesama caleg PNA, melainkan harus diperluas lagi cakupannya ke basis suara diluar sesama caleg PNA.

Dukung Jokowi

Dalam kesempatan itu, Tgk. Amran juga menyampaikan keputusan resmi DPP PNA yang telah mengambil sikap terkait dukungan politik Pilpres 2019 kepada pasangan calon Capres dan Cawapres Jokowi dan Ma’ruf Amin.

“Keputusan ini secara langsung telah disampaikan oleh Ketua Umum PNA Irwandi Yusuf. Namun demikian, saya mengharapkan kepada seluruh kader PNA, agar perbedaan politik capres dan cawapres tidak menimbulkan perpecahan diinternal kita. Termasuk kader PNA yang pro salah satu pasangan capres agar tidak menjelek-jelekkan pasangan calon lain,” harapnya.

Diakhir penyampaiannya, Tgk. Amran tidak lupa mengajak seluruh kader dan simpatisan PNA serta kepada seluruh rakyat Aceh Selatan untuk sama-sama mendoakan Irwandi Yusuf yang saat ini sedang menghadapi cobaan masalah hukum.

Ia berharap, Irwandi Yusuf akan di vonis bebas oleh majelis hakim Tipikor Jakarta serta pihak tertentu yang telah memfitnah Irwandi Yusuf diberi hidayah oleh ALLAH SWT untuk kembali ke jalan yang benar.

Hadir pada acara itu antara lain, Sekjen DPP PNA Miswar Fuady, Ketua MPP PNA Tgk. Abrar Muda, Sekjen DPW PNA Aceh Selatan Muzakir Walad beserta jajaran pengurus, seluruh ketua dan anggota DPK PNA se-Aceh Selatan, seluruh caleg DPRK dari PNA dan seluruh caleg DPRA dapil 9 dari PNA.[]

Pos terkait