Mourinho dan Luka El Clasico: Pernah Dibantai 5-0, Lalu Bangkit Bungkam Barcelona

TheTapaktuanPost | Spanyol – Jose Mourinho punya sejarah panjang yang penuh drama dalam duel panas Barcelona kontra Real Madrid. Dari kekalahan memalukan lima gol tanpa balas hingga kemenangan penting di Camp Nou, pelatih berjuluk The Special One itu pernah menjadi salah satu tokoh sentral dalam rivalitas terbesar sepak bola Spanyol, El Clasico.

Menjelang pertemuan Barcelona dan Real Madrid, Senin (26/10/2026), rekam jejak Mourinho kembali menarik untuk disimak. Pelatih asal Portugal itu meninggalkan catatan persaingan sengit selama menangani Los Blancos pada periode 2010–2013.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan statistik yang dikutip dari Transfermarkt, Mourinho telah menjalani 17 pertandingan El Clasico bersama Madrid. Hasilnya, lima kemenangan, enam kali imbang, dan enam kekalahan.

Catatan tersebut menunjukkan betapa beratnya tantangan Mourinho menghadapi Barcelona yang ketika itu diperkuat generasi emas seperti Lionel Messi, Xavi Hernandez, dan Andres Iniesta.

Salah satu malam paling kelam dalam karier Mourinho bersama Madrid terjadi pada 29 November 2010. Bertandang ke Camp Nou dalam lanjutan Liga Spanyol, Madrid dipermalukan Barcelona dengan skor telak 5-0.

Kekalahan tersebut menjadi pukulan besar bagi Mourinho. Namun, pelatih yang dikenal dengan pendekatan taktik pragmatis dan kemampuan membangun mentalitas bertanding itu perlahan menemukan cara meredam dominasi Barcelona.

Perubahan tersebut terlihat dalam lima pertemuan terakhirnya melawan rival abadi Madrid. Mourinho berhasil membukukan tiga kemenangan dan dua hasil imbang tanpa sekali pun menelan kekalahan.

Salah satu kemenangan paling berkesan terjadi pada semifinal Copa del Rey, 26 Februari 2013. Madrid sukses mempermalukan Barcelona 3-1 di Camp Nou, sebuah hasil yang menegaskan kemampuan Mourinho membalikkan keadaan dalam persaingan El Clasico.

Secara keseluruhan, Madrid di bawah Mourinho mencetak 25 gol ke gawang Barcelona, sementara Los Blancos kebobolan 32 gol.

Meski statistik keseluruhannya masih sedikit berpihak kepada Barcelona, Mourinho meninggalkan warisan persaingan yang tak mudah dilupakan. Ia bukan hanya menghadirkan pertarungan taktik, tetapi juga intensitas dan tensi tinggi dalam setiap pertemuan kedua raksasa Spanyol.

Kini, setelah 13 tahun berlalu, Mourinho kembali memimpin Real Madrid dalam El Clasico.

Pertandingan pekan ke-10 LaLiga itu dijadwalkan berlangsung di Camp Nou, Senin (26/10/2026), pukul 03.00 WIB.

Kali ini tantangannya berbeda. Barcelona yang ditangani Hansi Flick memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin atas Madrid. Kekalahan akan membuat Los Blancos semakin tertinggal dalam persaingan gelar juara.

Mourinho sendiri menegaskan bahwa performa sebelum pertandingan tidak menjamin hasil dalam El Clasico.

Menurutnya, rivalitas Barcelona dan Madrid memiliki karakter tersendiri yang membuat catatan pertandingan sebelumnya tidak selalu menjadi ukuran.

Pelatih berusia 63 tahun itu juga menolak membocorkan strategi yang disiapkannya untuk menghadapi Barcelona.

Kini, sorotan tertuju kepada Mourinho. Mampukah ia mengulang keberhasilan pada penghujung periode pertamanya bersama Madrid, atau justru kembali merasakan pahitnya kekalahan di Camp Nou?

Jawabannya akan tersaji dalam duel dua raksasa Spanyol tersebut.

Rekor Mourinho dalam 17 El Clasico sebelumnya

17 Laga

5 Menang

6 Imbang

6 Kalah

Lima El Clasico terakhir Mourinho (2012–2013)

Pertandingan
Hasil

Real Madrid 2–1 Barcelona
Menang

Barcelona 2–2 Real Madrid
Imbang

Real Madrid 1–1 Barcelona
Imbang

Barcelona 1–3 Real Madrid
Menang

Real Madrid 2–1 Barcelona
Menang

Catatan redaksi: Pertandingan 26 Oktober 2026 merupakan El Clasico ke-18 Mourinho bersama Real Madrid, sekaligus yang pertama sejak kembali melatih klub tersebut.

Pos terkait