TheTapaktuanPost | Trumon Timur. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Selatan sejak beberapa hari terakhir telah mengakibatkan terjadi banjir setinggi 60 cm lebih yang merendam pemukiman penduduk di dua gampong di Kecamatan Trumon Timur.
Meskipun belum adanya laporan korban jiwa dan warga yang mengungsi, namun bencana banjir akibat meluapnya aliran sungai ini berdampak timbulnya kerugian materil yang dialami warga yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Selain berdampak terendamnya sejumlah rumah penduduk dan fasilitas umum lainnya juga mengakibatkan para petani terancam gagal panen tahun ini karena puluhan hektar lahan pertanian milik masyarakat seperti tanaman jagung juga ikut terendam air.
Camat Trumon Timur, Husin S.Pd yang pada Sabtu (9/1/2021) malam ini turun langsung ke pemukiman penduduk memonitor banjir melaporkan bahwa, dua gampong yang terparah terjadi banjir luapan di wilayahnya adalah Gampong Kapa Sesak dan Gampong Jambo Dalem.
“Ketinggian air yang merendam pemukiman penduduk di dua gampong ini terpantau mencapai 60 cm lebih. Jika curah hujan dengan intensitas tinggi dan sedang terus mengguyur wilayah ini, tidak tertutup kemungkinan debit air akan terus meningkat mencapai 1 meter,” kata Husin S.Pd yang secara khusus menghubungi Redaksi TheTapaktuanPost dari Trumon Timur, Sabtu menjelang tengah malam.
Menurutnya, meskipun hujan dengan intensitas tinggi dan sedang telah mulai mengguyur wilayah tersebut sejak beberapa hari lalu, diperkirakan telah mencapai puncaknya pada Sabtu malam ini. Buktinya, dengan terus berlanjutnya curah hujan dengan intensitas tinggi pada Sabtu sore hingga malam hari, semakin memperparah naiknya debit air di aliran sungai sehingga meluap merendam pemukiman penduduk.
“Bencana banjir ini, tidak saja merendam pemukiman penduduk tapi juga telah memporak-porandakan puluhan hektar tanaman jagung milik petani. Para petani harus menanggung kerugian besar karena tanaman jagungnya telah rusak parah akibat di hantam banjir,” ungkap Husin.
Untuk meminimalisir agar kejadian serupa tidak terulang lagi dan bahkan semakin parah ke depannya, Camat Trumon Timur Husin S.Pd meminta kepada Pemkab Aceh Selatan melalui instansi terkait segera mencari solusi konkrit yang salah satunya dengan cara melakukan normalisasi beberapa titik aliran sungai. Termasuk drainase di permukiman penduduk khususnya drainase di sepanjang badan jalan lintasan nasional.
“Langkah normalisasi aliran sungai dan saluran drainase ini di nilai penting harus segera dilakukan agar tekanan air di aliran sungai dan saluran drainase bisa lancar kembali khususnya di saat wilayah ini di guyur hujan lebat dengan intensitas tinggi,” ujarnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Aceh Selatan, Cut Syazalisma S.STP sejauh ini belum berhasil dimintai tanggapannya. Upaya konfirmasi yang di lakukan Redaksi TheTapaktuanPost via sambungan telepon maupun pesan singkat melalui aplikasi WA sejauh ini belum mendapat respon.
