TheTapaktuanPost | Banda Aceh — Kondisi kesehatan Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menjadi perhatian publik. Dalam sepekan terakhir, beredar kabar bahwa orang nomor satu di Aceh itu tengah menjalani pengobatan, termasuk isu yang menyebut Mualem menjalani perawatan di luar negeri.
Namun, hingga Sabtu (22/8/2026), Pemerintah Aceh belum memberikan keterangan resmi mengenai penyakit yang diderita maupun lokasi pengobatan Mualem.
Keterangan terakhir mengenai kondisi Mualem disampaikan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah alias Dek Fadh pada Senin (17/8/2026), seusai memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh.
Saat itu, Fadhlullah mengatakan Mualem tidak dapat menghadiri upacara karena sedang menjalani pengobatan.
“Pak Gub berhalangan karena beliau izin untuk berobat,” kata Fadhlullah kepada wartawan.
Ketika ditanya mengenai lokasi pengobatan, Fadhlullah tidak menjelaskan secara spesifik. Ia hanya menyebut Mualem sedang berada di suatu tempat untuk menjalani pengobatan dan meminta masyarakat Aceh mendoakan kesembuhannya.
Ketidakhadiran Mualem juga terlihat dalam peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Balee Meuseuraya Aceh pada 15 Agustus 2026. Dalam agenda tersebut, Fadhlullah hadir mewakili gubernur.
Isu Dek Fadh Jadi Plh
Bersamaan dengan kabar Mualem menjalani pengobatan, beredar pula isu mengenai penunjukan Fadhlullah sebagai Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Aceh.
Sebuah flyer ucapan selamat atas penunjukan Dek Fadh sebagai Plh Gubernur Aceh beredar di media sosial. Namun, informasi tersebut perlu dibedakan antara kabar yang beredar dan keputusan resmi pemerintah.
Hingga 22 Agustus 2026, belum ditemukan keterangan resmi Pemerintah Aceh yang mengonfirmasi penunjukan Fadhlullah sebagai Plh Gubernur Aceh. Sejumlah unggahan di media sosial memang menyebut Fadhlullah telah menduduki posisi tersebut, tetapi informasi itu belum disertai dokumen atau pernyataan resmi yang dapat menjadi dasar konfirmasi.
Karena itu, status Fadhlullah sebagai Plh Gubernur Aceh masih perlu dipastikan melalui surat penugasan atau pernyataan resmi Pemerintah Aceh maupun Kementerian Dalam Negeri.
Isu tersebut menjadi perhatian karena dalam beberapa hari terakhir Fadhlullah memang mengambil sejumlah peran yang biasanya dijalankan gubernur ketika berhalangan.
Selain mewakili Mualem dalam peringatan Hari Damai Aceh, Fadhlullah juga menjadi inspektur upacara HUT ke-81 RI di Blang Padang.
Sebelumnya, Fadhlullah juga pernah ditunjuk sebagai Plh Gubernur Aceh ketika Mualem menjalani perawatan di Singapura pada Mei 2025. Ketika itu, penunjukan tersebut berkaitan dengan izin Mualem untuk menjalani perawatan dan dikonfirmasi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.
Kini, kembali munculnya kabar mengenai kondisi kesehatan Mualem dan beredarnya flyer penunjukan Fadhlullah sebagai Plh membuat perhatian publik tertuju pada kepastian status tersebut serta dampaknya terhadap jalannya pemerintahan Aceh.
Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi yang mengungkap diagnosis maupun lokasi pengobatan Mualem.
Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi belum berhasil dimintai keterangan. Nomor telepon selulernya dalam keadaan tidak aktif.
Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Aceh, Akkar Arafat. Namun, hingga berita ini diunggah, Akkar belum merespons pertanyaan tertulis mengenai isu penunjukan Fadhlullah sebagai Plh Gubernur Aceh.
Dengan demikian, kabar mengenai kondisi kesehatan Mualem maupun status Fadhlullah sebagai Plh Gubernur Aceh masih menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang. []
