TheTapaktuanPost | Kluet Utara. Sebanyak tiga unit rumah toko (Ruko) berkonstruksi semi permanen milik masyarakat di lorong Mangga, Desa Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan hangus terbakar pada Selasa (4/6/2019) sekitar pukul 20.10 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran yang terjadi secara tiba-tiba persis di malam Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M ini. Namun kejadian ini mengakibatkan satu orang korban bernama Anto (27) mengalami luka bakar sehingga harus dilarikan ke RSUD Yulidin Away Tapaktuan. Selain itu, kejadian kebakaran ini juga mengakibatkan para korban lainnya mengalami kerugian materil mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Aceh Selatan, Cut Syazalisma S.STP yang dihubungi Selasa malam, telah membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyebutkan bahwa, tiga unit Ruko yang terbakar tersebut masing-masing milik Rajudin Abbas (45) (Toko Jualan Sembako). Toko ini dihuni Rajuddin Abbas bersama istrinya Irma Suriani (40) dan anak-anaknya masing-masing Lestari (20), Nasrul Rahman (17), Aidil Saputra (7), Dafa Ariana Maulana (5) dan Fitri Rahayu (3).
Kemudian Ruko milik Tilasni (Jualan Pulsa). Ruko ini dihuni oleh Tilasni (50) dan anak-anaknha masing-masing Anggita Rahma Sari (8) dan Anto (27) yang mengalami luka bakar sehingga harus dilarikan ke RSUD dr Yulidin Away, Tapaktuan.
Terakhir Ruko milik Mukim Zulmi Wali (Jualan Sembako). Ruko ini dihuni oleh Mukim Zulmi Wali (49) bersama istrinya Salmiah (45) dan anak-anaknya Nandi (20), Dina (15), Yalmi (11) dan Yuyun (8).
“Benar, telah terjadi musibah kebakaran di kawasan padat penduduk di Lorong Mangga Desa Kota Fajar. Sedikitnya tiga unit Ruko berkonstruksi semi permanen ludes terbakar rata dengan tanah. Ditambah satu bangunan lainnya yang terdampak parah yakni bagian dapurnya hangus terbakar,” ujar Cut Syazalisma.
Sejauh ini pihaknya belum mengetahui dari mana sumber api dan atas penyebab apa sehingga terjadi musibah kebakaran tersebut.
Untuk memadamkan kobaran api, BPBD Aceh Selatan mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran masing-masing satu unit dari Pos Bakongan, satu unit dari Pos Kluet Utara dan satu unit dari Pos induk Tapaktuan.
“Proses pemadaman api melibatkan puluhan personil pemadam kebakaran dibantu TNI/Polri serta ratusan masyarakat setempat. Sekitar pukul 21.40 WIB tadi, kebakaran api benar-benar sudah berhasil di jinakkan dan saat ini sedang dalam proses pemadaman total,” pungkasnya.






