TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Aceh Selatan terus melakukan lompatan pesat guna membuka wawasan para santrinya ‘go Internasional’. Salah satu program yang dibangun tahun 2026 ini adalah menjalin kerja sama dengan NILC (Nurul Ikhwah Learning Centre ) sebagai Mediator Kuliah Ke Timur Tengah khususnya ke Universitas Al Azhar Mesir.
Untuk mewujudkan program itu, Direktur MUQAS Dr. (Cand). Tgk Muhammad Ridho Agung. S.Pd, M.Ag bersama pengurus bersilaturahmi ke Pimpinan Lembaga Nurul Ikhwah Learning Centre Ust. H. Surianto Sudirman, Lc. M.A di Kota Meulaboh, Senin (9/2/2026).
Kehadiran Pimpinan Pesantren MUQ Aceh Selatan Tgk. Dr.(Cand) Muhammad Ridho Agung turut didampingi Kepala Pengajaran dan Kurikulum Tahfidz Ust. Muhammad Ragil Ichfa, Lc. Kepala Pengasuhan Asrama Ust. Rosul Pilihan Daulay. M.Pd beserta rombongan santri.
Mediator Kuliah Ke Timur Tengah khususnya ke Universitas Al Azhar oleh NILC ( Nurul Ikhwah Learning Center) telah meloloskan keberangkatkan puluhan santri Aceh ke Universitas Al Azhar Mesir dari tahun ke tahun. Puncaknya sebanyak 21 orang pada tahun 2025 lalu.
Program utama NILC berfokus pada pengajaran ilmu, kursus Bahasa Arab dan bimbingan belajar mata pelajaran level tahdid mustawa, persiapan seleksi administrasi Universitas Al Azhar, pendamping hingga perkuliahan. Dan bimbingan pengajaran yang berpengalaman. NILC bergerak sebagai lembaga pembinaan dan persiapan di Indonesia bagi para calon pelajar yang ingin belajar di Timur Tengah terkhusus Al-Azhar Kairo Mesir dari jenjang SMA sederajat.
Direktur MUQ Aceh Selatan Tgk. Muhammad Ridho Agung mengatakan para santri dan alumni MUQ Aceh Selatan yang sudah menghapalkan Al-Quran 30 Juz punya modal dan kompetensi yang luar biasa untuk ke melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah. Hanya saja, selama ini belum bertemu dengan mediator handal.
“Pertemuan dengan para pengurus MUQAS ini agar kita bisa mengetahui apa persiapan yang harus dipelajari santri sejak dini yang mau ke timur tengah dengan beasiswa. agar santri dan pengajar bisa mempersiapkan kurikulum pesantren yang lebih matang. Terutama yang tak bisa dihindari adalah penambahan SDM tenaga musyrifah bahasa Arab di lingkungan pesantren MUQ Aceh Selatan,” ujar M. Ridho Agung.
Melalui jalinan kerjasama yang intens dengan Nurul Ikhwah Learning Centre ini diharapkan bisa merekrut para santri penghapal Quran dari alumni SMA Plus Ulumul Qur’an Aceh Selatan go internasional dalam menuntut ilmu ke kampus – kampus Islam tertua di dunia. Dengan harapan mereka akan memajukan peradaban Islam dari Aceh Selatan untuk dunia, bersama Al-Quran.
“Tentu ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak baik dari orang tua wali, guru, yayasan dan pemerintah setempat,” ujarnya.
Pimpinan Nurul Ikhwah Learning Centre ( NILC ) Ust. H. Surianto Sudirman Lc. MA menyampaikan terimakasih atas silaturahmi dan kerjasama dari MUQ Aceh Selatan. Dia mengatakan langkah ini bagian dari pengalaman sulit para pelajar untuk menggapai kesuksesan besar dengan bisa mengakses kuliah ke Al Azhar, Mesir.
Menurutnya, lembaga Nurul Ikhwah Learning Centre ini hadir untuk memudahkan putra putri lulusan pesantren dan sekolah umum sederajat agar bisa lanjut menuntut ilmu ke universitas Al- Azhar Kairo, Mesir.
Sebelumnya, pasca terbitnya Izin operasional Pesantren MUQ Aceh Selatan dari Kementerian Agama RI tahun 2024, Direktur MUQAS Dr. (Cand). Tgk Muhammad Ridho Agung. S.Pd, M.Ag bersama pengurus, terus mengebut Akreditasi dari Dinas Pendidikan Dayah Aceh berdasarkan SK dari Gubenur Aceh No 400.8/1288/2025, dengan loncatan langsung meraih Akreditadi B.
Timeline ini terus dikebut untuk mempercepat administrasi guna melepas keterkukungan pesantren MUQ Aceh Selatan dari kendala administrasi yang membelenggu selama 1 dekade ini.
Kini jalan terbuka untuk administrasi dirapikan dan koneksi dibangun untuk peningkatan fasilitas. MUQAS yang dibina oleh Dinas Pendidikan Dayah Aceh Selatan lewat yayasan Ulumul Qur’an Aceh Selatan juga harus dibangun dengan berkreativitas dari link koneksi mitra.
Tahun lalu perdana MUQ Aceh Selatan menjadi tuan rumah Program Education Internasional Expo telah membuka wawasan santri MUQAS untuk medapatkan wawasan pendidikan global agar para santri bisa mempersiapkan diri go internasional dengan bermodalkan Al-Quran.
Acara ini menghadirkan mahasiswa santri yang kuliah dari timur tengah dan eropa di Pesantren MUQ Aceh Selatan. Pada awal tahun 2026 ini, MUQ Aceh Selatan kembali melebarkan sayapnya dengan terus merambah jalan baru untuk membuka jalan Santri dan Alumni go Internasional kuliah ke Timur tengah, Khususnya di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir dan dengan kampus lainnya di luar negeri.





