TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Aparat kepolisian dari Polres Aceh Selatan bergerak cepat, langsung meringkus pelaku penyiraman bensin di Ruang Perbendaharaan Kantor BPKD.
Pelaku aksi teror penyiraman bensin inisial M tersebut diamankan beberapa jam usai menjalankan aksi “koboynya” pada Rabu (21/1/2026) untuk menjalani pemeriksaan intensif di Polres setempat.
Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricky Fadlianshah S.I.K, melalui Kasat Reskrim Polres Aceh Selatan Iptu Narsyah Agustian membenarkan penangkapan pelaku.
“Pelaku sudah kami amankan untuk dilakukan pemeriksaan awal. Perkembangannya akan kami sampaikan,” kata Iptu Narsyah.
Hingga berita ini terkirim, polisi masih mendalami motif pelaku, latar belakang pekerjaan yang dipersoalkan, serta menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Aksi teror tersebut terjadi di Kantor BPKD Aceh Selatan setelah ruangan Bidang Perbendaharaan disiram bensin oleh orang tak dikenal. Insiden tersebut sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan kantor pemerintahan.
Petugas keamanan BPKD Aceh Selatan, Isdar, mengatakan pelaku datang dalam kondisi emosi dan marah-marah sebelum melakukan aksinya.
“Pelaku membentak petugas, masuk ke ruangan Bidang Perbendaharaan, menyiram bensin, dan merusak fasilitas, termasuk menghancurkan satu unit printer,” kata Isdar.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku diketahui datang menggunakan mobil Toyota Innova Reborn berwarna putih dan langsung meninggalkan lokasi usai beraksi.
Pelaku aksi teror berinisial M mengaku aksinya dipicu persoalan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) pekerjaan tahun anggaran 2024 yang hingga kini belum dicairkan.
“Kenapa SP2D pekerjaan 2024 belum dibayar. Punya orang lain dibayar, punya saya tidak dibayar,” ujar M, saat dikonfirmasi Rabu, (21/1/2026).
