TheTapaktuanPost | Kluet Utara. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan tengah melakukan pengerjaan normalisasi saluran pembuangan dan irigasi di dua desa, yakni Gampong Ruak dan Gampong Alurmas, Kecamatan Kluet Utara.
Langkah strategis ini diambil guna mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda kawasan tersebut sekaligus memulihkan lahan pertanian warga.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pengerjaan yang melibatkan alat berat ekskavator ini telah dimulai sejak Senin (27/4/2026). Hingga hari ini, Rabu (6/5/2026), proses normalisasi pembukaan dan pendalaman parit masih terus berlangsung.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Selatan, H. Zainal, menjelaskan bahwa tindakan tanggap ini bermula dari laporan warga beberapa waktu lalu. Melalui pemerintah gampong, warga mengeluhkan persoalan genangan air kepada Bupati Aceh Selatan.
“Bupati kemudian memerintahkan BPBD untuk segera melakukan asesmen dan eksekusi di lapangan. Permasalahan yang kami tangani adalah adanya timbunan material yang terbawa arus saat banjir sehingga menutupi saluran pembuangan. Hal ini diperparah dengan endapan sedimen lumpur di sepanjang saluran irigasi persawahan,” ungkap H. Zainal.
Ia menambahkan, kondisi saluran yang dangkal dan tersumbat tersebut membuat kawasan itu sangat rentan. “Jika terjadi hujan sekitar 3 hingga 4 jam saja, sudah menimbulkan banjir yang menggenangi pemukiman dan lahan perkebunan warga,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Kluet Utara, Alman Faluty, yang turut meninjau langsung ke lokasi menyebutkan bahwa normalisasi ini membawa dampak ganda yang sangat positif bagi kesejahteraan masyarakat.
“Tujuan pertama dari normalisasi saluran pembuangan di Gampong Alurmas dan Ruak ini adalah agar sawah yang selama ini terendam dapat kembali dikelola oleh masyarakat. Ini sangat penting guna mendukung program ketahanan pangan pemerintah,” ujar Alman Faluty.
Lebih lanjut, Camat menambahkan bahwa dari sisi mitigasi bencana, pengerjaan ini akan sangat membantu. “Selain untuk pertanian, tujuannya agar ketika hujan lebat turun, tidak lagi terjadi banjir di Gampong Alurmas. Selama ini, karena saluran tidak dinormalisasi, curah hujan tinggi selalu berujung pada banjir karena pembuangan air yang tidak lancar,” ujarnya.
Respons positif dan rasa syukur pun mengalir dari para tokoh masyarakat setempat. Keuchik Gampong Ruak, T. Zuhar Nizan, bersama Keuchik Gampong Alurmas, Zazuli, mewakili warganya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Pemkab Aceh Selatan dan BPBD.
“Terima kasih telah menyahuti aspirasi kami. Persoalan yang dialami masyarakat selama ini akhirnya dapat teratasi,” ungkap Zazuli.
Senada dengan hal tersebut, Keuchik Ruak, T. Zuhar Nizan juga memberikan apresiasi khusus kepada pihak-pihak yang turut mengawal aspirasi warga.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Camat yang telah menjembatani kami, serta kepada Bang Teuku Ajiman yang telah banyak membantu kelancaran pengurusan normalisasi ini,” pungkasnya.
