Aksi Pencurian Marak di Meukek dan Sawang, Warga Desak Polisi Bergerak

TheTapaktuanPost | Meukek — Warga di sejumlah gampong di Kecamatan Meukek dan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, mulai resah menyusul maraknya aksi pencurian dengan modus membobol rumah yang dilaporkan terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Aksi pencurian tersebut bahkan disebut menyasar sejumlah rumah warga pada dini hari, ketika penghuni sedang tertidur. Informasi mengenai kejadian itu juga ramai diperbincangkan di media sosial.

Bacaan Lainnya

Informasi yang dihimpun TheTapaktuanPost dari sejumlah warga di Kecamatan Meukek, salah satu kasus dilaporkan terjadi di Gampong Lhok Aman beberapa pekan lalu. Beberapa rumah disebut menjadi sasaran pencurian, termasuk rumah warga kurang mampu.

Yang membuat warga prihatin, uang milik anak yatim yang disimpan di salah satu rumah juga disebut ikut digasak pelaku.

Kasus serupa dilaporkan juga terjadi di Gampong Rotteungoh, Kecamatan Meukek. Sedikitnya enam rumah warga disebut dibobol dalam satu malam.

Enam rumah tersebut masing-masing berada di sekitar jembatan layang Gampong Rotteungoh sebanyak tiga rumah, dua rumah di Dusun Keude dan satu rumah di Dusun Kuta Cut.

Sementara di Kecamatan Sawang, aksi pencurian juga dilaporkan terjadi di Desa Sawang Dua dan Gampong Ujong Kareung. Sejumlah rumah warga disebut menjadi sasaran, meski total kerugian belum diketahui secara pasti.

Sejumlah warga menduga aksi tersebut tidak dilakukan seorang diri. Dugaan itu muncul karena beberapa rumah dilaporkan dibobol dalam waktu yang relatif berdekatan dalam satu malam.

Namun, dugaan mengenai jumlah maupun identitas pelaku tersebut masih sebatas informasi masyarakat dan perlu dibuktikan melalui penyelidikan kepolisian.

Informasi tentang maraknya pencurian ini juga beredar luas di media sosial. Sejumlah netizen bahkan menyebut kejadian serupa terjadi di beberapa wilayah lain di Aceh Selatan dalam beberapa bulan terakhir.

Kondisi tersebut membuat warga meminta kepolisian meningkatkan patroli, terutama pada malam hingga dini hari, serta segera menyelidiki laporan-laporan pencurian yang terjadi.

Warga berharap kasus yang telah terjadi dapat segera diungkap sehingga pelaku dapat diproses sesuai hukum dan rasa aman masyarakat kembali terjaga.

Sejumlah warga juga mengaitkan maraknya aksi pencurian dengan berbagai persoalan sosial, di antaranya dugaan penyalahgunaan narkoba, perjudian online (judol), kondisi ekonomi hingga terbatasnya lapangan pekerjaan.

Namun, berbagai dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab utama dan masih membutuhkan pembuktian melalui penyelidikan aparat penegak hukum.

Hingga berita ini diturunkan, TheTapaktuanPost belum memperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait rangkaian laporan pencurian di wilayah Meukek dan Sawang.

Sebelumnya, Polsek Meukek dan Polsek Sawang dilaporkan aktif melakukan komunikasi langsung dengan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah masing-masing.

Pos terkait