Irigasi Gampong Alue Meutuah Meukek Roboh Diterjang Banjir, Petani Terancam Gagal Tanam

  • Whatsapp

TheTapaktuanPost | Meukek. Tanggul saluran irigasi sepanjang lebih kurang 30 meter roboh diterjang banjir di Gampong Alue Meutuah, Kecamatan Meukek, Aceh Selatan. Kondisi ini terjadi akibat meluapnya air sungai pasca kawasan itu diguyur hujan deras sejak beberapa hari terakhir.

“Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Meukek beberapa hari terakhir mengakibatkan meluapnya air sungai. Tak kuat menahan derasnya arus sungai tanggul irigasi setinggi 1,5 meter roboh,” kata Keuchik Gampong Alue Meutuah, Harzan Hasyim kepada wartawan Minggu, (22/8/2021).

Harzan menyatakan, irigasi tersebut merupakan satu-satunya fasilitas infrastruktur yang selama ini mengairi air ke sawah milik warga di dua gampong yakni Gampong Alue Meutuah dan Lhok Aman dengan luas areal sawah mencapai puluhan hektar.

Namun pasca tanggul saluran irigasi tersebut roboh, suplai air ke lahan persawahan sudah terganggu atau tidak normal lagi seperti biasa.

Jika kondisi ini tak segera ditanggulangi, kata Harzan, maka para petani setempat bakal mengalami gagal tanam padi pada musim tanam gadu tahun 2021 ini karena ketersediaan air dilahan sawah tak cukup.

“Pasca tanggul irigasi itu roboh debit air yang mengalir terlalu kecil. Sementara sekarang ini bibit padi sudah disemai oleh para petani dengan menggunakan air tadah hujan,” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya selaku keuchik bersama masyarakat tani di Gampong Alue Meutuah, Kecamatan Meukek sangat berharap kepada Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas PUPR segera membangun kembali tanggul saluran irigasi yang telah roboh tersebut.

“Kami sangat berharap kepada Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas PUPR segera membangun kembali tanggul irigasi yang roboh tersebut agar suplai air ke lahan sawah petani kembali lancar. Sehingga tidak akan terjadi gagal tanam pada musim tanam padi bulan Agustus 2021 ini,” pintanya.