TheTapaktuanPost | Sawang. Geger, seorang penggalas ikan (Mugee ikan) menemukan batu berharga dalam daging ikan Layaran saat membersihkan dan memotong-motong ikan untuk dijual di pondok pinggir jalan Gampong Lhok Pawoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan.
Awalnya, temuan sepasang batu tersebut tidak mencuat ke permukaan karena dinilai barang yang ditemukan tidak bermanfaat dan berharga. Ternyata batu tersebut sudah ditawar oleh beberapa peminat dengan harga puluhan juta. Namun sang pemilik, Muhammad Nizal (38), warga Gampong Lhok Pawoh belum bersedia menjual.
“Batu yang saya temukan dalam daging ikan ini sepasang (dua biji), saya temukan sebulan lalu, Kamis (18/6/2020). Ketika itu saya sedang memotong daging ikan layaran untuk salah seorang konsumen. Saat mau menimbang, tiba-tiba dua biji batu sebesar induk jari jatuh dari dalam daging. Saya terkejut, lantaran belum pernah ada batu dalam daging ikan. Aneh rasanya,” kisah Muhammad Nizal saat berbincang-bincang dengan wartawan TheTapaktuanPost di pondok jualannya, Selasa (28/7/2020).
Usai ditemukan, sebut Muhammad Nizal, sepasang batu warna putih agak bersinar itu diperlihatkan kepada salah seorang ulama. Sang ulama menyarankan untuk menyimpan dan membungkus benda itu dengan kain berwarna kuning. Saran itupun langsung diturutinya.
Terus terang, sambung Muhammad Nizal, ia merasa penasaran dengan sepasang batu yang ditemukan itu. Diam-diam dia coba bawa ke sebuah toko emas. Betapa terkejutnya dia saat batu itupun mulai terjadi tawaran untuk dijual. Saat itu tawaran dari peminat bervariasi, mulai harga Rp. 10 juta hingga Rp. 50 juta.
“Saya benar-benar terkejut ternyata sepasang batu yang saya temukan dalam daging ikan Layaran itu adalah batu yang bernilai jual. Saya tak menyangka semua ini atas kuasa ALLAH SWT,” ucapnya dengan rawut muka penuh penasaran.
Menurut informasi yang ia peroleh dari berbagai sumber, jika batu itu memiliki khasiat harganya bisa tembus milyaran rupiah. Begitu juga, seandainya benda itu adalah batu berharga, nilainya bisa mencapai puluhan milyar.
“Saat ini kedua batu itu sudah diamankan oleh keluarga saya sembari menunggu kejutan baru. Hingga hari ini saya belum berani mencoba mengikis untuk mengetahui isi dalam atau untuk mengetahui khasiatnya. Biarlah waktu yang membuktikan nanti,” pungkasnya. (Sudirman Hamid)

