Karang Taruna Aceh Selatan Siapkan Sosialisasi Antinarkoba hingga Gampong

TheTapaktuanPost | Tapaktuan – Karang Taruna Kabupaten Aceh Selatan berencana memperluas sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba hingga tingkat gampong. Langkah ini menjadi bagian dari upaya melibatkan generasi muda dalam memerangi peredaran narkoba sekaligus mendukung rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua Karang Taruna Aceh Selatan, Rudi MS, SKM, saat mengunjungi Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa Yayasan Pintu Hijrah (SIRAH), di Kecamatan Kluet Utara, Rabu (21/10/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam kunjungan itu, adik kandung Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS itu, memberikan motivasi kepada 18 residen yang tengah menjalani rehabilitasi melalui kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Karang Taruna akan terus berkolaborasi dengan pihak terkait dalam pemberantasan narkoba. Ke depan, kami akan menggelar seminar dan sosialisasi P4GN hingga tingkat kecamatan dan gampong,” ujar Rudi.

Menurutnya, korban penyalahgunaan narkoba membutuhkan dukungan untuk pulih dan kembali produktif di tengah masyarakat, bukan stigma atau pengucilan.

Karang Taruna juga berkomitmen mendorong pemberdayaan mantan residen melalui pelatihan keterampilan, kewirausahaan, serta peluang mengikuti sertifikasi konselor adiksi setelah menyelesaikan rehabilitasi.

Sementara itu, Kepala Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa Yayasan Pintu Hijrah, Adi Darmawan, S.Sos, menyambut baik dukungan Karang Taruna dalam memperkuat program pemulihan dan reintegrasi sosial.

“Pemuda yang pulih dari adiksi memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Mereka perlu diberi kesempatan untuk bangkit dan kembali berkarya,” kata Adi.

Ia menjelaskan, Yayasan Pintu Hijrah menerapkan metode Therapeutic Community Islamic Guidelines (TCIG), yang memadukan pendekatan pemulihan adiksi dengan nilai-nilai Islam.

Melalui kolaborasi tersebut, Karang Taruna dan Yayasan Pintu Hijrah berharap upaya pencegahan narkoba tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga edukasi, rehabilitasi, dan pemberdayaan generasi muda di Aceh Selatan.

Pos terkait