Gampong Ujung Batee Pasie Raja Bagi Masker Gratis ke Seluruh Warganya

TheTapaktuanPost | Pasie Raja. Sebagai bukti serius mencegah penyebaran wabah virus corona (Covid-19), Pemerintah Gampong Ujung Batee, Kecamatan Pasie Raja, Aceh Selatan membagikan masker yang terbuat dari kain secara gratis ke seluruh warganya serta hand sanitizer sebanyak 2 botol per Kepala Keluarga (KK).

Masker yang diadakan adalah sebanyak 834 lembar untuk dibagikan secara gratis kepada seluruh masyarakat setempat yang berjumlah sebanyak 834 jiwa. Sedangkan hand sanitizer yang di adakan sebanyak 460 botol yang diterima sebanyak 2 botol oleh masing-masing Kepala Keluarga (KK) dari 230 KK yang ada di gampong tersebut.

Bacaan Lainnya

Menariknya lagi, masker yang di bagikan tersebut merupakan masker kain yang di buat langsung oleh kaum ibu – ibu yang bergabung dalam UMKM binaan PKK Gampong Ujung Batee.

Berbagai pihak mengapresiasi langkah cepat dan tepat Pemerintah Gampong Ujung Batee dalam melindungi warganya dari ancaman pandemi wabah virus corona tersebut. Apalagi, kebijakan yang diambil tersebut perdana dari 260 gampong yang ada di Aceh Selatan.

Pembagian masker dan Hand Sanitizer gratis kepada seluruh warga yang turut disaksikan langsung oleh pejabat Muspika Plus Kecamatan Pasie Raja tersebut berlangsung di halaman Kantor Keuchik Ujung Batee, Jumat (10/4/2020).

Keuchik Ujung Batee, Saiful mengatakan, pembagian masker dan hand sanitizer gratis kepada seluruh masyarakat menindaklanjuti himbauan pemerintah, sepenuhnya bersumber dari dana desa (APBG) tahun 2020.

“Alhamdulillah, program ini memberi manfaat cukup besar bagi masyarakat kami. Sebab selain untuk pencegahan Covid-19, program ini juga memberi kontribusi positif. Karena dengan ditangani langsung pembuatan masker kain ini oleh kaum ibu-ibu yang tergabung dalam UMKM di Gampong Ujung Batee, dapat membantu perekonomian keluarga mereka,” ungkap Saiful.

Menurutnya, Gampong Ujung Batee terus mengupayakan pencegahan penyebaran virus corona secara maksimal. Setelah membentuk Satgas relawan beberapa waktu lalu, pihaknya langsung melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan di tempat-tempat umum termasuk fasilitas wisata yang ada di gampong tersebut.

“Tim relawan yang telah dibentuk juga telah melakukan sosialisasi dan edukasi tentang penyebaran Covid-19 kepada masyarakat. Khususnya tentang pentingnya menjaga hidup sehat dan bersih serta higenis,” sebut Saiful.

Disamping itu, lanjut Saiful, para relawan desa juga telah melakukan pendataan masyarakat yang baru tiba di Gampong Ujung Batee dari berbagai daerah. Relawan langsung mengarahkan agar mereka segera melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing – masing.

Sampat saat ini, ujar Saiful, tercatat masyarakat yang masih melakukan isolasi mandiri di gampong tersebut sebanyak 52 orang yang baru datang dari berbagai daerah.

“Yang paling banyak itu adalah yang baru pulang dari Banda Aceh yaitu mereka yang berstatus sebagai mahasiswa maupun pelajar,” sebutnya.

Warga yang sedang menjalani isolasi mandiri ini, lanjut Saiful, terus di pantau oleh tim satgas relawan desa bekerjasama dengan seluruh lapisan masyarakat Gampong Ujung Batee. Selama melaksanakan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing, tidak dibenarkan keluar rumah sampai 14 hari ke depan.

Camat Pasie Raja, Anakhi S.P, dalam sambutannya mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Gampong Ujung Batee langsung mengambil kebijakan yang dinilainya sangat tepat membagikan masker dan hand sanitizer gratis kepada seluruh warganya, dalam mencegah penyebaran wabah virus mematikan itu.

“Semoga kita dapat meningkatkan pencegahan terhadap ancaman penyebaran Covid-19 di Kabupaten Aceh Selatan khususnya di Pasie Raja. Kami juga berharap semoga gampong lain mengikuti langkah yang telah dilakukan oleh Gampong Ujung Batee,” pintanya.

Apresiasi senada juga disampaikan Kepala UPTD Puskesmas Ladang Tuha, drg. Sri Rahayu Risna Juwita. Menurutnya, pembagian hand sanitizer gratis kepada masyarakat merupakan langkah sangat tepat untuk saat ini ditengah pandemi Covid-19.

“Hand Sanitizer sangat penting kita persiapkan kepada seluruh warga karena menjaga kebersihan adalah hal wajib yang harus selalu dilakukan oleh siapapun dan kapanpun. Salah satunya yang terpenting adalah menjaga kebersihan tangan. Soalnya tangan adalah bagian tubuh yang sangat rentan dan dapat dengan mudah menjadi tempat bersarangnya virus dan bakteri,” jelasnya.

Dikatakan bahwa, tangan sebagai salah satu organ tubuh yang sering kali berinteraksi, seperti aktivitas saat membuka pintu, memegang tangga, berjabat tangan dan bertransaksi dengan media uang. Lalu tanpa disadari, setelahnya menggunakan tangan pula saat makan makanan, mengusap mata, menyentuh hidung atau mulut.

“Pada saat itulah kuman atau virus dapat masuk ke tubuh kita,” tutur drg. Sri Rahayu.

Makanya, jelas Sri Rahayu, cara terbaik untuk mencegah berbagai infeksi dan penyakit, yaitu menjaga kebersihan tangan dengan rutin mencuci tangan menggunakan air dan sabun selama kurang lebih 20 detik di bawah air yang mengalir.

Namun sayangnya, pada saat dimana sedang bepergian atau beraktivitas di luar rumah sehingga mengalami kesulitan mencari toilet dan tempat mencuci tangan. Atas alasan inilah, penggunaan Hand Sanitizer bisa menjadi salah satu solusi untuk membersihkan tangan dari kuman serta virus yang menempel.

Setelah mendengar penjelasan panjang Kepala Puskesmas, Keuchik Ujung Batee, Saiful kembali mengingatkan masyarakat setempat agar setelah melakukan aktivitas baik didalam maupun diluar rumah jangan lupa mencuci tangan dengan sabun atau gunakan Hand Sanitizer yang telah dibagikan secara gratis kepada masyarakat tersebut.

“Masyarakat juga kami ingatkan agar tetap menjaga jarak sesuai aturan sosial distancing dan physical distancing yang telah ditetapkan pemerintah,” pungkasnya.




Pos terkait