Pegawai Shalat Jumat, Maling Curi 5 Laptop di Kantor Kemenag Aceh Selatan

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Jajaran kantor pemerintahan di Kabupaten Aceh Selatan baik daerah maupun instansi vertikal dan perbankan (BUMN), diminta meningkatkan pengawasan dan keamanan di instansinya masing-masing khususnya saat jam istirahat dan saat melaksanakan ibadah shalat.

Soalnya, maling secara khusus mengintai waktu-waktu tersebut disaat ruangan kantor sedang kosong melancarkan aksinya mencuri barang-barang berharga di kantor pemerintah.

Bacaan Lainnya

Kasus terbaru, menimpa Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Aceh Selatan. Dua orang pencuri yang belum diketahui identitasnya terekam kamera pemantau (CCTV) mencuri 5 unit Laptop di kantor tersebut pada Jumat (6/3/2020) sekitar pukul 13.30 WIB persis disaat para pegawainya sedang shalat jumat di Masjid.

Kepala Kemenag Aceh Selatan, Rislizar Nas S.Ag yang dihubungi TheTapaktuanPost Sabtu (7/3) membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV dua orang pencuri menggunakan sepeda motor datang persis saat sedang berlangsungnya shalat jumat.

“Seperti biasa seluruh pegawai termasuk satpam melaksanakan shalat jumat sedangkan pegawai perempuan keluar sebentar beli nasi bungkus, karena seperti biasa kita tidak menaruh curiga bakal ada pencurian. Ternyata kondisi kantor sedang kosong itulah dimanfaatkan oleh pencuri menggondol barang berharga dengan cara melancarkan aksi secara cepat,” kata Rislizar.

Dari 5 unit Laptop yang di curi, sebanyak 3 unit diantaranya di ambil diruangan PD Pontren, 1 unit diruangan Seksi Haji dan 1 unit lagi di ruangan Seksi Bimas.

Dikatakan bahwa, beberapa ruangan lokasi dicuri Laptop tersebut pintunya ada yang tidak terkunci. Sedangkan diruangan terkunci, pencuri melancarkan aksinya dengan cara memecahkan kaca jendela lalu masuk melalui jendela tersebut. Ruangan yang dipecahkan kaca jendela adalah Seksi Haji dan PD Pontren.

Sedangkan ruangan satu lagi yaitu Seksi Bimas pencuri masuk lewat pintu depan diambil laptop disaat pintu kamar tidak terkunci karena pegawai perempuan sedang beli nasi bungkus.

Tiga unit laptop di ruang PD Pontren yang dicuri masing-masing merek Asus core i3 dua unit dan satu unit laptop Lenovo core i7. Diruang haji dan umrah satu unit laptop Acer core i3 serta satu unit laptop Toshiba diruang seksi bimas

“Dari rekaman CCTV yang kita lihat, wajah dua orang pencuri tersebut kelihatan wajah baru tidak sering terlihat di Kota Tapaktuan. Sepertinya mereka orang baru masuk, tapi sudah lama mengintai atau memantau gerak-gerik pegawai di kantor kami,” ujarnya seraya menyebutkan akibat kejadian ini, pihaknya mengalami kerugian mencapai Rp. 50 juta lebih.

Selain kerugian materi, pihak Kemenag Aceh Selatan juga kehilangan data-data penting yang disimpan di dalam 5 unit Laptop tersebut untuk kebutuhan program kerja tahun 2020 dan 2021.

Kasus ini, sambung Rislizar, telah dilaporkan ke Satreskrim Polres Aceh Selatan. Dan pada Jumat sore, tim penyidik bersama Inafis (Identifikasi) Polres Aceh Selatan telah turun ke Kantor Kemenag melakukan serangkaian langkah penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.

“Kasus ini telah kami laporkan secara resmi ke Polres Aceh Selatan. Sejak kemarin (jumat-red) aparat kepolisian telah mulai bekerja melakukan proses pengusutan dilapangan,” tegasnya.

Pos terkait