Pemerintah Pastikan Jadwal Ulang Keberangkatan Jamaah Umroh

TheTapaktuanPost | Jakarta. Maskapai yang membawa jamaah umrah tengah manjadwalkan ulang penerbangan. Ini agar tidak terjadi penumpukan jamaah di seluruh tanah air.

“Sekarang memang beberapa perusahaan Airlines sudah memulai untuk reschedule. Anggaplah 13-14 Maret itu dibuka, walaupun ini masih andai-andai tapi sudah perencanaan,” kata juru bicara Lintas Asosiasi Penyelenggara Umrah dan Haji, Baluki Ahmad di The Maj Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu, 29 Februari 2020.

Baluki mengatakan asosiasi telah mengundang pihak penerbangan untuk berdiskusi terkait penjadwalan ulang penerbangan jamaah umrah. Diskusi dilaksanakan Jumat, 28 Februari 2020.

Sementara itu, Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi, mengatakan manajemen traffic keberangkatan jamaah umrah yang batal berangkat sudah disiapkan. Ini untuk mengakomodasi 75 biro perjalanan umrah.

Dia  menuturkan manajemen traffic dibahas bersama biro umrah, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Agama. “Supaya ke depan antrean tidak terjadi,” kata Masduki.

Masduki menuturkan koordinasi dengan pihak Arab Saudi juga terus dilakukan. Terutama dengan perwakilan Indonesia di Madinah dan Jeddah. Ini penting untuk kepastian keberangkatan para jamaah umrah di Indonesia.

“Jangan sampai kejadian jamaah akan berangkat misalnya delapan atau 12 orang. Upayakan jangan terpisah keberangkatannya. Itu penting, karena banyak orang yang tidak mau berangkat dengan keluarga lain,” tutur Masduki. (MEDCOM.id)