BPBD Aceh Selatan Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Aceh Selatan sejak Januari hingga kini memasuki pertengahan Mei 2026.

Angin kencang, hujan intensitas tinggi, serta gelombang laut yang tidak stabil diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan.

Bacaan Lainnya

Kalak BPBD Aceh Selatan, H. Zainal, mengatakan meskipun hingga saat ini belum ada laporan kejadian bencana di berbagai kecamatan, masyarakat tetap diminta untuk tidak mengabaikan potensi ancaman. 

“Kondisi cuaca masih fluktuatif dan berpotensi menimbulkan bencana. Jangan lengah, tetap waspada,” ujarnya di Tapaktuan, Kamis (14/5/2026). 

Kalak BPBD Aceh Selatan secara khusus meminta para nelayan untuk mempertimbangkan kondisi keselamatan sebelum pergi melaut. Gelombang tinggi dan angin kencang sangat berisiko bagi kapal kecil. 

“Keselamatan jauh lebih penting. Bila cuaca belum memungkinkan, lebih baik menunda dulu aktivitas melaut,” ujarnya.

Untuk masyarakat pesisir, ia mengingatkan agar menjauhi lokasi bibir pantai, terutama saat gelombang sedang tidak stabil.

Begitu pula bagi warga yang tinggal di kawasan rawan longsor, diminta untuk segera melaporkan setiap tanda-tanda pergerakan tanah, retakan batu, atau suara gemuruh yang mencurigakan.

Selain imbauan kepada masyarakat, Kalak BPBD juga menginstruksikan seluruh jajaran Pos Damkar PB BPBD di Wilayah Manajemen Kebencanaan (WMK) untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Koordinasi lintas sektor bersama Muspika, perangkat gampong, dan unsur terkait diminta diperkuat agar potensi bencana dapat dideteksi lebih awal.

“Koordinasi cepat, respons cepat. Itu kuncinya. Setiap informasi sekecil apa pun harus ditindaklanjuti supaya kita bisa memberikan penanganan langsung dan tepat waktu bila terjadi situasi darurat dan utamakan keselamatan, ” kata Zainal.

Meskipun cuaca buruk melanda sejak beberapa pekan terakhir, BPBD Aceh Selatan memastikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan dampak bencana dari kecamatan mana pun. Tim monitoring BPBD masih terus melakukan pemantauan di lapangan dan berkoordinasi dengan perangkat daerah. 

Di akhir keterangannya, Kalaksa BPBD Aceh Selatan, H. Zainal., A, kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus siaga menghadapi dinamika cuaca ekstrem, mulai dari relawan, perangkat gampong, hingga tim di lapangan. Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan bersama adalah kunci menjaga Aceh Selatan tetap aman.

“Saya berterima kasih kepada seluruh jajaran yang tetap sigap tanpa mengenal waktu. Namun saya juga ingin mengingatkan masyarakat, jangan panik, tetap waspada. Keselamatan adalah prioritas kita bersama. Mari saling menguatkan dan menjaga lingkungan masing-masing, Salam Tangguh,” tutup Zainal.

Pos terkait