Batu Besar Dipindahkan, Lalu Lintas Gunung Air Dingin Sawang Kembali Lancar

TheTapaktuanPost | Sawang — Arus lalu lintas di Jalan Nasional lintas Tapaktuan–Blangpidie, kawasan Gunung Air Dingin, Kecamatan Sawang, Aceh Selatan, kembali normal setelah batu besar yang menutup badan jalan berhasil dipindahkan, Rabu (16/9/2026) menjelang magrib.

Batu tersebut merupakan material longsor yang jatuh dari lereng perbukitan saat hujan deras mengguyur wilayah Aceh Selatan. Material longsor sebelumnya sempat menutup sebagian badan jalan dan mengganggu kelancaran arus kendaraan.

Bacaan Lainnya

Penanganan dilakukan tim gabungan dari Satuan Kerja (Satker) Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di bawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Wilayah II, BPBD Aceh Selatan, Polsek dan Koramil Sawang, serta masyarakat.

Koordinator Lapangan PPK 2.4, Yuliandi, mengatakan batu berukuran besar yang menutup badan jalan berhasil disingkirkan menggunakan alat berat ekskavator.

“Alhamdulillah, arus lalu lintas sudah normal kembali setelah personel tim gabungan berhasil memindahkan batu besar. Namun, kami tetap mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan waspada saat melintas,” kata Yuliandi kepada wartawan, Rabu malam.

Menurut Yuliandi, alat berat tersebut secara kebetulan melintas di lokasi ketika pihaknya tengah berkoordinasi untuk mendatangkan peralatan guna menangani material longsor.

“Tadi saat kami sedang mengoordinasikan pengerahan alat berat ke lokasi, tiba-tiba melintas satu unit trado yang membawa ekskavator. Kami minta bantuan dan mereka langsung bersedia. Alhamdulillah, lalu lintas kembali normal,” ujarnya.

Batu yang telah dipindahkan dari badan jalan kini ditempatkan di sisi beram. Namun, material tersebut belum sepenuhnya disingkirkan dari kawasan tersebut.

Yuliandi mengatakan, batu itu rencananya akan dipecah menggunakan alat pemecah batu agar dapat dipindahkan dari lokasi dan tidak kembali mengganggu pengguna jalan.

“Besok rencananya kami akan mengerahkan alat berat ke lokasi sekaligus membersihkan sisa tanah longsor yang masih berada di atas badan jalan,” katanya.

Mobil Double Cabin Tertimpa Batu

Sebelumnya, hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Aceh Selatan pada Rabu sore memicu longsoran material tanah dan batu dari lereng perbukitan di kawasan Gunung Air Dingin.

Sebuah batu berukuran besar yang terbawa longsoran dilaporkan menghantam satu unit mobil double cabin berwarna hitam yang melintas dari arah Tapaktuan menuju Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya).

Dalam video yang diterima wartawan, terlihat material tanah dan batu meluncur dari lereng perbukitan sebelum menghantam bagian samping kanan kendaraan, tepatnya pada pintu depan.

Akibat hantaman tersebut, bagian samping kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Mobil juga terlihat keluar dari badan jalan dan terjatuh ke bawah beram.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh informasi lebih lanjut mengenai kondisi pengemudi maupun penumpang kendaraan. Belum ada pula laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Plt. Kalak BPBD Aceh Selatan, Mudatsir ZA, sebelumnya membenarkan adanya laporan kejadian tersebut. BPBD Aceh Selatan telah mengerahkan personel ke lokasi untuk membantu penanganan, termasuk membersihkan material longsor dan membuka kembali akses jalan.

Meski arus lalu lintas telah kembali normal, pengguna jalan tetap diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan Gunung Air Dingin, khususnya ketika hujan deras, karena kondisi lereng perbukitan masih berpotensi mengalami longsor susulan.

Pos terkait