Gali Motif Gantung Diri Warga Air Berudang, Polisi olah TKP

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Kapolres Aceh Selatan, AKBP Ardanto Nugroho, S.I.K, S.H, M.H melalui Kapolsek Tapaktuan, Iptu Rizal Firmansyah, S.E mengatakan, pihak kepolisian sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengusut dan mengungkap tabir dibalik motif warga Gampong Air Berudang, Kecamatan Tapaktuan, inisial K (44) ditemukan tewas dalam posisi diduga gantung diri.

“Kita tetap akan melakukan serangkaian proses penyelidikan secara lebih mendalam guna mengungkap motif bunuh diri ini,” kata Iptu Rizal Firmansyah, S.E menjawab konfirmasi wartawan Selasa (15/12/2020).

Bacaan Lainnya

Selain personel Polsek Tapaktuan, olah TKP juga melibatkan tim INAFIS Polres Aceh Selatan.

Dari hasil awal olah TKP, kata Rizal, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain tali tambang dan reng plafon yang digunakan untuk menahan tali gantung diri.

“Proses penyelidikan sejauh ini sedang berlangsung,” ucapnya.

Sebelumnya, warga Gampong Air Berudang, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan tiba-tiba dikejutkan oleh suara teriakan dari salah satu rumah warga. Teriakan tersebut berasal dari suara Nur Aini (40) yang berteriak histeris karena suaminya ditemukan terkulai gantung diri, Ahad (13/12/2020).

“Sekira pukul 13.30 WIB, Nur Aini pulang ke rumahnya dari tempat Kenduri, sesampai dirumah Nur Aini melihat rumah dalam keadaan terkunci dari dalam, lalu istri korban pergi masuk lewat pintu dapur dan melihat suaminya dalam keadaan gantung diri didapur rumah,” ungkap Iptu Rizal Firmansyah mengutip pengakuan saksi.

Suaminya yang ditemukan telah meninggal dunia gantung diri itu inisial K (44) warga Dusun IV Gampong Air Berudang. Pria paruh baya yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang kusuk tersebut, saat ditemukan telah meninggal dunia dalam kondisi lehernya terikat tali lalu menggantung di atas Reng Plafon dapur rumah korban. Melihat kejadian tersebut istrinya langsung berteriak histeris dan menangis sambil minta tolong.

“Warga yang mendengar teriakan histeris istri korban, langsung berdatangan ke rumah TKP. Selanjutnya puluhan warga yang sudah berkerumun dilokasi langsung membantu menurunkan korban. Mendapat laporan kejadian tersebut petugas polisi juga langsung terjun ke lokasi kejadian,” sebut kapolsek.

Pos terkait