Tgk. Amran Bantu Biaya Pengobatan Pasien KIPI asal Labuhanhaji

  • Whatsapp

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran didampingi Plt. Direktur BLUD RSYA dr. Syah Mahdi Sp.PD menyempatkan waktu membesuk salah seorang warga Labuhanhaji inisial E (35) sedang menjalani perawatan diruangan ICU RSUDYA Tapaktuan.

Pasien yang sudah memasuki hari ke-7 menjalani perawatan ini di diagnosis mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Bacaan Lainnya

Kunjungan yang tak terjadwal sebelumnya ini dilakukan Bupati Tgk. Amran usai mempeusijuk mobil ambulance dan sepmor trail tactical Satpol PP WH di BLUD RSYA Tapaktuan, Jumat (7/1/2022) sore.

Keterangan dihimpun dari Plt. Direktur RSUDYA, dr. Syah Mahdi Sp.PD, pasien asal Kecamatan Labuhanhaji ini masuk ke RSUDYA Tapaktuan sejak tanggal 1 Januari 2022 lalu. Ia mengalami KIPI usai menerima suntikan vaksin tahap dua di Kecamatan Labuhanhaji. Sebelumnya, suntikan vaksin tahap pertama ia jalani di Jakarta.

Untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut serta lebih optimal, rencananya pasien tersebut akan di rujuk ke Banda Aceh, namun program yang telah direncanakan beberapa hari lalu itu gagal karena mendapat penolakan.

“Dari awal rencananya pasien ini akan dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh, namun mendapat penolakan baik dari pihak pasien sendiri maupun keluarga,” kata Syah Mahdi.

Untuk meyakinkan pasien dan pihak keluarga, pada kesempatan itu Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran memberikan masukan, saran serta pemahaman agar bersedia dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut serta lebih maksimal lagi.

Dihadapan pasien dan keluarganya, Bupati Tgk. Amran juga menyampaikan bahwa pihaknya atas nama pemerintah daerah bersama Forkopimkab akan terus memberikan perhatian dan membantu selama masa pengobatan di Banda Aceh.

“Alhamdulillah, setelah diberikan saran dan masukan oleh Pak Bupati. Termasuk kepastian akan memberikan bantuan selama masa pengobatan, baru pasien dan keluarganya bersedia untuk dirujuk ke RSUZA Banda Aceh untuk menjalani penanganan medis lebih lanjut,” kata Syah Mahdi.

Informasi dihimpun TheTapaktuanPost, menindaklanjuti arahan bupati, dikesempatan terpisah usai bupati berkunjung. Kapolres Aceh Selatan AKBP Ardanto Nugroho SIK,SH,MH mewakili Forkopimkab juga menyempatkan waktu mengunjungi pasien KIPI asal Labuhanhaji yang hendak dirujuk ke RSUZA Banda Aceh tersebut.

Kapolres yang berada di RSUDYA Tapaktuan hingga malam hari, juga berkesempatan memberikan motivasi, saran masukan serta pemahaman hingga akhirnya berhasil meyakinkan pasien dan keluarganya menjalani rujukan ke RSUZA Banda Aceh.

“Setelah ikut di yakinkan oleh Pak Kapolres, alhamdulillah malam ini pasien KIPI asal Labuhanhaji tersebut telah berhasil dirujuk ke RSUZA Banda Aceh,” pungkas Syah Mahdi.

Pos terkait