TheTapaktuanPost | Kluet Tengah. Suasana tenang di pedalaman Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, mendadak menjadi perhatian publik setelah aparat kepolisian mengamankan enam warga negara asing (WNA) asal Tiongkok di Gampong Lawe Melang, Sabtu (6/6/2026).
Kawasan yang berada jauh dari pusat pemerintahan pedalaman Aceh Selatan itu dikenal sebagai salah satu wilayah yang menyimpan potensi sumber daya alam melimpah, terutama material emas dan bijih besi.
Karena itulah, keberadaan enam warga asing di daerah tersebut memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat.
Informasi awal mengenai keberadaan para WNA tersebut berasal dari laporan warga yang merasa perlu menyampaikan temuan itu kepada aparat. Dalam laporan yang diterima, keenam WNA diketahui berada di wilayah Kluet Tengah dengan didampingi seorang warga negara Indonesia yang berperan sebagai penerjemah.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) bersama Tim Resmob Satreskrim Polres Aceh Selatan bergerak cepat menuju lokasi. Aparat kemudian melakukan pengecekan identitas, pemeriksaan dokumen, serta pengamanan terhadap para WNA guna memastikan legalitas keberadaan mereka di wilayah Aceh Selatan.
Hingga kini, tujuan kedatangan maupun aktivitas yang dilakukan enam warga negara asing tersebut masih menjadi bagian dari proses pendalaman oleh pihak berwenang.
Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadliansyah melalui Kasatreskrim Polres Aceh Selatan, Iptu Narsyah Agustian, membenarkan adanya pengamanan dan pemeriksaan terhadap enam WNA asal Tiongkok tersebut.
“Benar, terdapat WNA asal Tiongkok yang saat ini sedang kami lakukan pemeriksaan dan pengamanan untuk kepentingan klarifikasi. Kami masih memeriksa kelengkapan dokumen perizinan serta meminta keterangan terkait keberadaan dan tujuan mereka di Aceh Selatan,” ujar Iptu Narsyah Agustian.
Menurutnya, proses pemeriksaan masih berlangsung sehingga pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan status maupun aktivitas yang dilakukan para WNA tersebut.
“Kami mohon waktu. Setelah seluruh proses klarifikasi dan pemeriksaan selesai, akan kami sampaikan informasi secara utuh kepada publik,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena lokasi ditemukannya para WNA berada di kawasan yang selama ini dikenal memiliki potensi pertambangan cukup besar. Meski demikian, aparat menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kesimpulan yang dapat dikaitkan dengan aktivitas tertentu sebelum seluruh proses verifikasi selesai dilakukan.
Di sisi lain, sejumlah pihak berharap adanya koordinasi lintas sektor antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan instansi terkait guna memastikan seluruh dokumen perjalanan, izin keberadaan, serta tujuan aktivitas warga negara asing tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.
Sementara itu, masyarakat diminta untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi dari proses pemeriksaan yang sedang dilakukan aparat kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, Polres Aceh Selatan masih melakukan pendalaman terhadap identitas, dokumen perjalanan, serta tujuan kedatangan enam warga negara asing asal Tiongkok yang diamankan di Kecamatan Kluet Tengah. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap aktivitas warga negara asing, khususnya di wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam strategis.
