Bupati H. Azwir Minta Camat Ikut Awasi Penggunaan Dana Desa

TheTapaktuanPost | Bakongan Timur. Bupati Aceh Selatan, H. Azwir S.Sos meminta kepada para camat didaerah itu agar ikut mengawasi dan memonitoring penggunaan dana desa agar tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.

“Para camat saya minta tolong awasi penggunaan dana desa, untuk mencegah terjadinya penyelewengan dan penyalahgunaan oleh oknum tertentu,” kata H. Azwir dalam arahannya pada acara antar tugas Camat Bakongan Timur di Kantor Camat setempat, Rabu (15/5/2019).

H. Azwir mengharapkan, pengalokasian dana desa harus benar-benar tepat sasaran dan peruntukannya dipastikan harus berpedoman kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku agar tidak terjadi permasalahan hukum dikemudian hari.

Karena itu, lanjut bupati, dibutuhkan peran serta semua pihak mengawal dan mengontrol sejak tahap realisasi hingga tahap pertanggungjawaban penggunaan dana desa tersebut, baik dilevel kabupaten melalui inspektorat hingga masing-masing camat.

“Kita mengharapkan tidak sampai terjadi ada oknum kepala desa yang terjerat kasus hukum hingga masuk penjara gara-gara dana desa di daerah ini. Makanya, camat selaku pihak yang bertanggungjawab membina dan mengontrol para kepala desa, harus pro-aktif melakukan pengawasan dilapangan,” pinta bupati.

Selain Camat Bakongan Timur TM.Nasrijal S.STP, Pemkab Aceh Selatan juga telah melaksanakan serangkaian acara antar tugas sebanyak 7 camat lainnya.

Ke 7 camat tersebut adalah Camat Kluet Tengah, Darman SE, Camat Kota Bahagia Ahmad Kartolo, Camat Tapaktuan Halim Bahri SE, Camat Sawang Masriadi S.STP,M.Si, Camat Labuhan Haji Timur Sarmiadi SE,MM, Camat Labuhan Haji Gusmawi Mustafa SE dan Camat Labuhan Haji Barat H. Said Suhardi S.Pd.

Kepada para camat yang baru dilantik kemudian diantar tugaskan tersebut, Bupati H. Azwir berpesan bahwa dalam membangun sinergitas antara pimpinan dan masyarakat, dibutuhkan dukungan positif dari segenap komponen masyarakat. Partisipasi dan peran aktif masyarakat sangat diharapkan demi mendukung langkah-langkah kebijakan yang diambil oleh camat.

Hal tersebut, lanjut bupati, perlu dilakukan agar akselerasi program pembangunan suatu wilayah dapat terwujud dengan berupaya secara maksimal menggali potensi-potensi diberbagai bidang guna menyejahterakan masyarakat.

“Kepada para camat yang baru dilantik dan diantar tugaskan, kami ingatkan bahwa peran strategis seorang camat adalah sebagai pimpinan dan koordinator di kecamatan yang harus mampu menyatupadukan berbagai ragam kepentingan masyarakat,” ujar bupati.

Karena itu, dalam membangun sinergitas antara pimpinan dan masyarakat, juga dibutuhkan dukungan positif dari segenap komponen masyarakat, partisipasi dan peran aktif masyarakat sangat diharapkan demi mendukung langkah-langkah kebijakan yang diambil oleh camat.

Dalam kesempatan itu, Bupati H. Azwir juga berpesan kepada para camat agar selalu berkoordinasi secara horizontal dengan unsure pejabat Muspika serta melakukan pembinaan secara berkesinambungan dengan semua komponen masyarakat.

Menurut bupati, kesuksesan kinerja seorang camat juga sangat ditentukan oleh seorang istri yang mendampinginya. Makanya, bupati berharap kepada istri camat agar selalu memberi dukungan sepenuhnya kepada suami, sehingga mampu dengan sukses mengemban tugas seorang camat.

“Seorang istri harus selalu menyokong suaminya yang sedang mengemban amanah dipercaya menjadi camat. Pelayanan harus lebih optimal dan ciptakan hubungan interaksi sosial yang intens dengan masyarakat,” ujar bupati seraya menitipkan harapan kepada masyarakat di masing-masing kecamatan tersebut agar membantu dan mendukung kepemimpinan masing-masisng camatnya.