Jelang Puasa, Pemkab Aceh Selatan Gelar Pasar Murah

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Menjelang bulan suci ramadhan 1440 H, Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disdagperinkop UKM) menggelar pasar murah di 12 titik mulai Senin 29 April hingga Kamis 2 Mei tahun 2019.

Kadisdagperinkop dan UKM Aceh Selatan, Mualimin SE melalui Kabid Perdagangan, Saiful Rahman SE mengatakan, pasar murah itu digelar agar masyarakat berpenghasilan rendah dapat membeli berbagai kebutuhan sembako dengan harga yang terjangkau.

Bacaan Lainnya

“Ini merupakan program Pemkab Aceh Selatan untuk memastikan masyarakat berpenghasilan rendah dapat membeli kebutuhan sembako dengan harga terjangkau. Apalagi kondisi saat ini menjelang meugang puasa harga berbagai kebutuhan pokok terus melonjak naik,” kata Saiful Rahman SE kepada wartawan di Tapaktuan, Rabu (1/5/2019).

Ia menyebutkan, pada hari pertama Senin, (29/4) pasar murah telah dilaksanakan di tiga titik yakni Kecamatan Trumon Tengah,  Trumon dan Kluet Selatan.

Hari kedua Selasa (30/4), pasar murah juga telah dilaksanakan di Kecamatan Trumon Timur, Pasie Raja dan Labuhan Haji Timur.

Untuk hari ini Rabu (1/5), lanjut Saiful Rahman, pasar murah juga telah digelar di Kecamatan Bakongan, Kota Bahagia dan Meukek.

“Pada hari terakhir Kamis (2/5), pasar murah akan digelar di Kecamatan Tapaktuan, Labuhan Haji Barat dan Kluet Utara,” sebutnya.

Adapun barang yang disubsidi, kata Saiful Rahman, masing-masing beras Rp. 2.000/ kg, gula pasir Rp. 4000/kg, minyak goreng Rp. 4.000/liter, tepung terigu Rp. 4.000/kg, telur ayam Rp. 8.000/papan dan sirup Rp. 4.000/botol.

“Agar sembako ini terakomodir seluruh masyarakat berpenghasilan rendah, pembeliannya berlangsung sistem paket. Per paket terdiri dari 1 Kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, 1 Kg tepung terigu, 15 butir telur ayam dan 1 botol sirup,” ujar Saiful Rahman, sembari menyebutkan masyarakat yang berhak menerima subsidi sembako dalam pasar murah tersebut khusus yang menerima kupon undangan yang dibagikan melalui masing-masing kepala desa.

Sementara khusus untuk beras, sambung Saiful Rahman, tidak dipaketkan karena pertimbangan berhubung saat ini banyak masyarakat baru panen padi, sehingga dengan baru berlangsungnya produksi gabah petani ketersediaan beras untuk saat ini dinilai masih mencukupi.

“Petani Aceh Selatan rata-rata baru selesai panen padi, sehingga kebutuhan berasnya diprediksi masih mencukupi. Saat ini masyarakat lebih membutuhkan barang sembako lainnya selain beras,” kata Saiful.

Meskipun demikian, lanjut Saiful, pihaknya tetap menyediakan beras di lokasi pasar murah tersebut, untuk mengakomodir masyarakat yang tetap membutuhkannya.

“Beras tetap kita sediakan dilokasi pasar murah, tapi diluar paket yang telah ditentukan,” ujarnya seraya menyebutkan masing-masing masyarakat yang telah mengantongi kupon hanya diperbolehkan membeli maksimal 2 paket.

Pos terkait