TheTapaktuanPost | Labuhan Haji. Istri Plt. Bupati Aceh Selatan, Ny. Khailida Amran S.Pd mengharapkan kepada sebanyak 73 lulusan Akademi Paradigta Angkatan II yang telah menyelesaikan masa pelatihan dan pendidikan, mampu mengimplementasikan seluruh ilmu yang di dapat selama pendidikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga bisa membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
“Dengan telah mengikuti pendidikan dan pelatihan, semoga jebolan akademi paradigta angkatan ke-II ini, mampu mengimplementasikan seluruh ilmunya dilapangan. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga,” kata Khailida Amran di Labuhan Haji, Selasa (18/2).
Pesan itu ia sampaikan saat memberikan arahan pada acara wisuda sebanyak 73 lulusan Akademi Paradigta Angkatan II tahun 2020 yang bernaung dibawah Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), di Aula SMK Labuhan Haji.
Istri orang nomor satu di Aceh Selatan ini mengatakan, pihaknya merasa sangat berbangga hati kepada Yayasan PEKKA telah berkontribusi maksimal mendampingi dan membina serta memberikan ilmu yang bermanfaat, termasuk berbagai pelatihan ketrampilan kepada kaum perempuan khususnya kaum ibu-ibu dari Aceh Selatan dan Abdya.
“Kami berharap, program seperti ini terus berlanjut ke depannya karena memberikan manfaat besar bagi masyarakat kita khususnya kaum ibu-ibu,” ungkapnya.
Sebanyak 73 orang kaum ibu-ibu dari Aceh Selatan dan Abdya yang di wisuda tersebut, merupakan para peserta yang telah mengikuti pendidikan non-formal program kerjasama Yayasan PEKKA dengan Pemkab Aceh Selatan dan Pemkab Abdya.
Prosesi wisuda ini dihadiri langsung Istri Plt. Bupati yang juga Wakil Ketua I TP-PKK Aceh Selatan, Khailida Amran S.Pd, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kesejahteraan, Suhasmi Harun S.Sos MM, Anggota DPRK Aceh Selatan Velly Hidayat, sejumlah Kepala OPD Aceh Selatan dan Abdya serta undangan lainnya.
Kabag Humas Setdakab Aceh Selatan Drs Ramli Tanjung mengatakan, tujuan program pendidikan non-formal tersebut adalah untuk mendidik para kaum ibu – ibu agar bisa meningkatkan perekonomian dan pendidikan dalam keluarga. ||NB