Penambang Emas Tradisional Tertimbun Longsor di Mutiara Sawang

TheTapaktuanPost | Sawang. Seorang penambang emas tradisional di kawasan Gunung Panton Dalam, Desa Mutiara, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan dilaporkan tertimbun longsor pada Rabu (15/4/2020) sekitar pukul 18.00 WIB sore tadi.

Korban bernama Jasrizal (26) warga Desa Mutiara Sawang, sampai saat berita ini di turunkan pukul 22.45 WIB kondisinya dilaporkan masih hidup. Namun hampir lebih setengah tubuhnya tertimbun longsor dibawah kedalaman puluhan meter dari permukaan tanah

Camat Sawang, Masriadi S.STP,M.Si saat dihubungi dari Tapaktuan, Rabu malam, membenarkan informasi tersebut.

“Kami bersama pejabat Muspika Sawang telah ke lokasi dan melihat langsung kondisi korban masih hidup. Saat ini proses evakuasi korban masih berlangsung,” ujar Masriadi.

Proses evakuasi korban melibatkan puluhan masyarakat, BPBD, pihak Puskesmas dan TNI/Polri.

“Barusan petugas dari Puskesmas Sawang telah membawa tabung oksigen ke lokasi untuk di pasang pada korban. Sebab di khawatirkan kondisi tubuh korban makin lemah setelah tertimbun longsor sejak pukul 18.00 WIB sore tadi. Makanya harus di pasang oksigen untuk alat bantu pernapasan. Sebab tekanan udara di bawah tanah kedalaman puluhan meter dari permukaan sangat terbatas,” ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, Muspika Kecamatan Sawang terus stanby dilokasi memantau proses evakuasi korban yang tengah berlangsung.

Kejadian penambang tertimbun longsor ini juga dibenarkan Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma.

Bacaan Lainnya

“Tim BPBD telah di terjunkan ke lokasi melakukan proses evakuasi korban bersama masyarakat dan pihak terkait lainnya,” ujarnya.

Pos terkait