TheTapaktuanPost | Kluet Tengah. Komunitas Wisata Tuan Tapa terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jangkauan promosi pariwisata di Kabupaten Aceh Selatan. Baru-baru ini, komunitas tersebut melakukan eksplorasi di objek wisata Batu Gajah di Gampong Malaka, Kecamatan Kluet Tengah, Aceh Selatan, Minggu (26/4/2026).
Destinasi yang berada di sepanjang aliran Sungai Krueng Kluet ini menawarkan panorama alam yang masih sangat asri dan terjaga. Keindahan lanskapnya menjanjikan pengalaman autentik bagi para pencinta wisata minat khusus dan ekowisata.
Kepala Dinas Pariwisata Aceh Selatan yang juga Ketua Komunitas Wisata, Muchsin, ST, menyatakan bahwa kawasan Batu Gajah memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan berbasis alam di tingkat nasional.
Menurutnya, lokasi tersebut sangat strategis untuk dikembangkan menjadi pusat berbagai aktivitas luar ruang, mulai dari arung jeram (rafting) hingga area perkemahan (camping ground).
“Alamnya masih sangat alami. Di sini, pengunjung tidak hanya bisa menikmati keseruan arung jeram dan suasana camping, tetapi juga merasakan sensasi unik menangkap serta menyantap ikan kerling, yang merupakan salah satu kuliner khas lokal yang legendaris,” ujar Muchsin.
Upaya promosi yang intensif ini diharapkan dapat menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Dengan meningkatnya kunjungan wisata, sektor ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di sekitar Gampong Malaka.
Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, Batu Gajah diproyeksikan menjadi ikon wisata baru di Aceh Selatan, khususnya dalam kategori wisata petualangan.
Keberadaannya melengkapi deretan destinasi eksotis di “Negeri Tuan Tapa” yang siap memanjakan para petualang dan pencinta alam.







