TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Bupati Aceh Selatan H. Mirwan menginstruksikan BPBD dan seluruh jajaran terkait untuk bergerak cepat dalam menangani dampak kebakaran yang menghanguskan 13 unit ruko semi permanen di Lorong Taqwa, Desa Kotafajar, Kecamatan Kluet Utara, Sabtu (28/3/2026).
Instruksi tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap musibah yang menyebabkan belasan warga kehilangan tempat usaha dan harta benda, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan harus hadir di tengah masyarakat. Saya instruksikan BPBD dan seluruh OPD terkait untuk segera melakukan penanganan darurat, mulai dari pendataan korban, penyaluran bantuan logistik, hingga memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi,” kata Bupati Mirwan, Sabtu (28/3/2026).
Sebagai tindak lanjut dari arahan tersebut, Wakil Bupati Aceh Selatan Baital Mukadis bersama Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Diva Samudra Putra dan turut didampingi oleh unsur Forkopimda diantaranya Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis turun langsung ke lokasi kejadian.
Mereka meninjau kondisi pascakebakaran sekaligus menyalurkan bantuan masa panik kepada para korban terdampak.
Kehadiran unsur pimpinan daerah dan Forkopimda di lokasi menjadi penguat semangat bagi para korban yang saat ini tengah menghadapi situasi sulit akibat kehilangan tempat usaha dan sebagian besar harta benda.
Pada kesempatan itu, Bupati juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, serta instansi terkait lainnya untuk berkoordinasi secara intensif guna mempercepat proses penanganan dan pemulihan pascakebakaran.
Selain itu, posko bantuan juga diarahkan segera didirikan untuk memudahkan distribusi bantuan kepada korban.
“Kita harus memastikan para korban mendapatkan bantuan secepat mungkin, baik itu kebutuhan pangan, sandang, maupun tempat tinggal sementara,” ujarnya.
Ia turut mengapresiasi kerja cepat petugas pemadam kebakaran, aparat TNI-Polri, serta masyarakat yang bahu-membahu memadamkan api hingga berhasil dikendalikan.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berkomitmen untuk terus mendampingi para korban hingga proses pemulihan berjalan optimal,” pungkasnya.







