TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Aceh Selatan menggelar Talk Show Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai upaya menyemarakkan momentum 1 Muharram sekaligus memperkuat semangat hijrah di kalangan santri dan masyarakat.
Kegiatan yang mengusung tema “Menumbuhkan Cinta Al-Qur’an dan Akhlak Mulia Sejak Dini” itu berlangsung pada Selasa malam (16/6/2026) di lingkungan MUQ Aceh Selatan.
Acara menghadirkan Kepala UPTD MUQ Aceh Selatan, Ust. Abdurrahman, S.H.I., sebagai narasumber dengan dipandu oleh Ust. Khairul Amal selaku moderator. Kegiatan tersebut diikuti para santri, dewan guru, serta masyarakat yang antusias menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Dalam pemaparannya, Ust. Abdurrahman menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan berkepribadian Islami.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika generasi muda dekat dengan Al-Qur’an, mereka akan memiliki fondasi akhlak yang kuat, semangat belajar yang tinggi, serta mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Pesantren MUQ Aceh Selatan, Ust. Muhammad Ridho Agung, S.Pd., M.Ag., menyampaikan bahwa pergantian tahun Hijriah harus dijadikan momentum refleksi diri dan peningkatan kualitas keimanan.
“Tahun Baru Islam harus menjadi titik awal untuk memperkuat semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi bagaimana kita mampu meninggalkan kebiasaan yang kurang baik menuju pribadi yang lebih dekat dengan Allah SWT, mencintai Al-Qur’an, dan menjunjung tinggi akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Ia berharap berbagai kegiatan keislaman yang dilaksanakan di lingkungan MUQ Aceh Selatan dapat terus menjadi sarana pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi para santri.
Ketua Panitia, Ust. Fahrul Agustiwan, mengatakan bahwa talk show tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Tahun Baru Islam yang digelar MUQ Aceh Selatan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda.
“Momentum 1 Muharram adalah kesempatan bagi kita semua untuk melakukan muhasabah dan memperbaiki diri. Melalui kegiatan ini, kami berharap para santri dan masyarakat semakin termotivasi untuk mencintai Al-Qur’an, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menjadikan akhlak mulia sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” katanya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, interaktif, dan penuh semangat. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi diskusi serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait pendidikan akhlak, pembinaan generasi muda, dan implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan modern.
Melalui Talk Show Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, MUQ Aceh Selatan berharap semangat hijrah terus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan para santri maupun masyarakat. Dengan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan akhlak mulia sejak dini, diharapkan lahir generasi Qur’ani yang berilmu, beriman, berakhlakul karimah, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan masyarakat. Aceh Selatan Gaungkan Semangat Hijrah Melalui Talk Show Tahun Baru Islam 1448 H
TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Aceh Selatan menggelar Talk Show Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai upaya menyemarakkan momentum 1 Muharram sekaligus memperkuat semangat hijrah di kalangan santri dan masyarakat.
Kegiatan yang mengusung tema “Menumbuhkan Cinta Al-Qur’an dan Akhlak Mulia Sejak Dini” itu berlangsung pada Selasa malam (16/6/2026) di lingkungan MUQ Aceh Selatan.
Acara menghadirkan Kepala UPTD MUQ Aceh Selatan, Ust. Abdurrahman, S.H.I., sebagai narasumber dengan dipandu oleh Ust. Khairul Amal selaku moderator. Kegiatan tersebut diikuti para santri, dewan guru, serta masyarakat yang antusias menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Dalam pemaparannya, Ust. Abdurrahman menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan berkepribadian Islami.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika generasi muda dekat dengan Al-Qur’an, mereka akan memiliki fondasi akhlak yang kuat, semangat belajar yang tinggi, serta mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Pesantren MUQ Aceh Selatan, Ust. Muhammad Ridho Agung, S.Pd., M.Ag., menyampaikan bahwa pergantian tahun Hijriah harus dijadikan momentum refleksi diri dan peningkatan kualitas keimanan.
“Tahun Baru Islam harus menjadi titik awal untuk memperkuat semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi bagaimana kita mampu meninggalkan kebiasaan yang kurang baik menuju pribadi yang lebih dekat dengan Allah SWT, mencintai Al-Qur’an, dan menjunjung tinggi akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Ia berharap berbagai kegiatan keislaman yang dilaksanakan di lingkungan MUQ Aceh Selatan dapat terus menjadi sarana pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi para santri.
Ketua Panitia, Ust. Fahrul Agustiwan, mengatakan bahwa talk show tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Tahun Baru Islam yang digelar MUQ Aceh Selatan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda.
“Momentum 1 Muharram adalah kesempatan bagi kita semua untuk melakukan muhasabah dan memperbaiki diri. Melalui kegiatan ini, kami berharap para santri dan masyarakat semakin termotivasi untuk mencintai Al-Qur’an, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menjadikan akhlak mulia sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” katanya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, interaktif, dan penuh semangat. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi diskusi serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait pendidikan akhlak, pembinaan generasi muda, dan implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan modern.
Melalui Talk Show Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, MUQ Aceh Selatan berharap semangat hijrah terus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan para santri maupun masyarakat. Dengan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan akhlak mulia sejak dini, diharapkan lahir generasi Qur’ani yang berilmu, beriman, berakhlakul karimah, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan masyarakat.





