TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan resmi melantik dan mengambil sumpah Diva Samudra Putra SE, MM sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf Nomor : 821.22/69 /2026 tentang Penetapan Sekda Aceh Selatan.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Gedung Rumoh Agam, Tapaktuan, Kamis (7/5/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Mirwan menyampaikan lima pesan tegas kepada Sekda Diva Samudra Putra, SE, MM untuk dilaksanakan.
Bupati Mirwan mengatakan, baik atas nama pribadi maupun pemerintah daerah, pihaknya mengucapkan selamat atas pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Diva Samudra Putra, sebagai sekretaris daerah.
“Amanah ini merupakan kepercayaan besar yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Sumpah jabatan yang telah diucapkan adalah janji kepada Allah SWT, yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada negara dan masyarakat, tetapi juga di hadapan tuhan,” kata Mirwan.
Mirwan mengatakan, pelantikan Sekda merupakan bagian dari upaya pemerintah Aceh Selatan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat pencapaian visi dan misi pembangunan daerah.
“Sebagaimana kita ketahui bersama, sekretaris daerah memiliki kedudukan yang sangat strategis. Tidak hanya sebagai pimpinan tertinggi ASN di daerah, tetapi juga sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintahan, penggerak birokrasi, serta penghubung antara kebijakan kepala daerah dengan implementasi di seluruh perangkat daerah,” kata bupati.
Oleh karena itu, jabatan ini menuntut kompetensi yang tinggi, integritas yang kuat, serta kemampuan kepemimpinan yang visioner dan adaptif, terhadap dinamika yang terus berkembang saat ini. Makanya, Bupati Mirwan menyampaikan lima pesan kepada sekretaris daerah yang baru dilantik, sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas ke depan.
Pertama Bupati Mirwan meminta Sekda agar menjaga integritas dan profesionalisme. Laksanakan tugas dengan penuh kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab, serta menjadi teladan bagi seluruh ASN dalam menjunjung tinggi nilai-nilai etika birokrasi.
Kedua perkuat koordinasi dan sinergi. Sebagai sekretaris daerah, harus mampu mengkoordinasikan seluruh perangkat daerah agar bekerja secara harmonis, efektif, dan selaras dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Aceh Selatan.
Ketiga Bupati Mirwan meminta Sekda agar mendorong peningkatan kinerja dan inovasi. Sebab tantangan pemerintahan saat ini menuntut birokrasi yang adaptif dan inovatif. Oleh karena itu, Sekda dituntut harus mampu mendorong terciptanya terobosan-terobosan baru dalam pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
Keempat, Sekda diminta agar mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Pastikan bahwa setiap kebijakan dan program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kemudian terakhir, Sekda diminta agar menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah. Dalam menjalankan tugas agar mampu menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholder serta para pemangku kepentingan, sehingga tercipta suasana pemerintahan yang kondusif dan harmonis.
“Kepada seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, saya mengajak untuk memberikan dukungan penuh kepada sekretaris daerah yang baru, agar pelaksanaan tugas pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal,” ujar bupati.
Selain itu, Bupati Mirwan juga mengingatkan, keberhasilan pemerintah daerah tidak ditentukan oleh satu orang, tetapi oleh kerja sama tim. Karena itu bangun koordinasi, komunikasi dan sinergi demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berdampak positif bagi masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan, kerja keras dan komitmen seluruh aparatur, kita optimis akan mampu membawa Aceh Selatan menjadi daerah yang lebih maju, produktif dan madani,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri, Wakil Bupati Aceh Selatan, Kamarsyah, pimpinan dan anggota DPRK, pejabat Forkopimda, Ketua MPU dan MAA, Ketua TP-PKK, Plt. Sekda Aceh Barat Daya, Plt. Sekda Kota Subulussalam.
Tokoh masyarakat beserta alim ulama, Danyonif 115 /ML, Para asisten, staf ahli dan kepala SKPK, pimpinan instansi vertikal, para kabag setdakab, dan para camat.







