oleh

Komunitas Surfing Tapaktuan Resmi Gabung PSOI

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Komunitas Surfing Tapaktuan saat ini telah resmi bergabung dalam Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI). Langkah ini merupakan sebuah keberhasilan besar bagi pegiat olah raga surfing di “Kota Naga” karena keberadaan dan legalitas mereka makin diakui di level provinsi hingga nasional.

“Dengan didukung langsung oleh PSOI Provinsi Aceh, Komunitas Surfing Tapaktuan saat ini telah resmi bergabung di Persatuan Selancar Ombak Indonesia. Ini membuktikan keberadaan surfing Tapaktuan Aceh Selatan terus menampakkan eksistensinya baik di level provinsi hingga nasional,” kata Sekjen Tapaktuan Surfing Camp Ichbal Syahputra kepada TheTapaktuanPost di Tapaktuan, Kamis (13/8/2020).

Ia menceritakan, keberadaan komunitas surfing Tapaktuan berawal dari sebatas menyalurkan hobi bermain selancar ombak para anak muda daerah yang dikenal memiliki destinasi wisata laut super eksotis dengan garis pantai terpanjang di Aceh.

Karena terus rutin berkumpul bermain surfing, akhirnya mereka sepakat membentuk sebuah wadah komunitas para peselancar untuk sama-sama mengembangkan hobi, bakat dan kepiawaiannya bermain olah raga selancar ombak di daerah itu.

Ia mengatakan, awal mulanya anggota yang tergabung dalam komunitas ini adalah khusus mereka para peselancar yang berasal atau berdomisili di kota yang berjulukan Tuan Tapa Tapaktuan tersebut. Namun seiring dengan giat kebersamaan hingga akhirnya keberadaan komunitas surfing tersebut terus menarik perhatian para peselancar dari berbagai daerah di Aceh serta beberapa provinsi di Indonesia.

“Selain dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh, peselancar dari beberapa provinsi lainnya di Indonesia juga makin ramai bergabung dalam komunitas kita bermain selancar dengan para pemain selancar yang ada dipesisir ombak Kabupaten Aceh Selatan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, Kabupaten Aceh Selatan yang tofografinya berada di sepanjang pesisir pantai berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, memiliki sejumlah spot yang bisa dikunjungi untuk bermain selancar ombak.

“Ada sekitar 25 spot yang bisa dikunjungi untuk bermain selancar ombak di sepanjang pesisir pantai Aceh Selatan. Bagi pecinta olah raga surfing sudah pasti bakal betah dan jatuh cinta dengan pesona keindahan alam pantai Aceh Selatan. Jika tak percaya boleh mencobanya,” ucap Ichbal Syahputra seraya menantang para pegiat surfing di Indonesia dan manca negara.

Lebih lanjut, Ichbal Syahputra menyatakan bahwa untuk bergabung dalam PSOI tidak semudah membalikkan telapak tangan, melainkan harus terlebih dulu memiliki trackrecord atau latar belakang pengalaman serta prestasi membanggakan yang telah di raih.

Itu sebabnya, keputusan diterimanya Komunitas Surfing Tapaktuan bergabung dalam PSOI bukan tanpa pertimbangan dan penilaian yang akurat.

Ia mengungkapkan, anak Surfing Tapaktuan sudah meraih sejumlah prestasi yang membanggakan. Diantaranya, telah pernah mengikuti banyak kegiatan ajang perlombaan di beberapa daerah Kabupaten/Kota di Aceh, seperti Contes Surf Internasional di Simeulue, Contes Surf Internasional di Banda Aceh dan juga kegiatan Fun Surf Festival di Pulau banyak Aceh Singkil pada tahun 2019 lalu.

“Untuk terus membawa nama harum daerah ke depannya, kami mengharapkan dukungan maksimal dari Pemkab dan masyarakat Aceh Selatan. Apalagi saat ini Surfing sudah masuk dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020 sebagai salah satu wisata air terpopuler, ini merupakan sebuah prestasi dan kebanggaan kita bersama. Mari kita kembangkan terus potensi objek wisata yang ada di Aceh Selatan,” pungkasnya. [] NB

News Feed