TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Setelah selama 34 hari sejak 17 Juni 2020 lalu di rawat dan di isolasi di RSUDYA Tapaktuan, RR, seorang remaja asal Tapaktuan yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, akhirnya pada Senin (20/7/2020) pagi sudah dikeluarkan dari ruang isolasi Covid-19 serta sudah dibolehkan pulang ke rumahnya.
“Benar, pasien RR sudah dikeluarkan dari ruang isolasi serta sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya,” kata Ketua Tim Siaga Covid-19 yang juga Kabid Pelayanan Medik RSUDYA Tapaktuan, dr. Syah Mahdi Sp.PD kepada TheTapaktuanPost di Tapaktuan, Senin (20/7/2020).
Pasien RR, ujar dr. Syah Mahdi, dinyatakan sudah sembuh dari serangan virus corona setelah keluarnya hasil pemeriksaan swab terakhir pada Senin (20/7/2020) pagi tadi dengan hasilnya negative. Hasil ini merupakan pengambilan sample swab terakhir yang dilakukan pihak rumah sakit tersebut pada tanggal 14 dan 15 Juli 2020 lalu.
“Pemeriksaan swabnya yang terakhir baru saja keluar Senin pagi tadi, dengan hasilnya negative. Dengan demikian pasien RR ini telah dinyatakan sembuh dari terpapar virus corona dan telah diperbolehkan pulang ke rumahnya,” tegas dr. Syah Mahdi.
Dengan telah keluarnya pemeriksaan swab terakhir RR dengan hasilnya negative dan pasien tersebut telah dinyatakan atau diputuskan oleh pihak rumah sakit telah sembuh dari virus corona, dr. Syah Mahdi berharap kehadiran kembali RR ditengah-tengah masyarakat setelah selama 34 hari dirawat dan di isolasi di ruang khusus Covid-19 RSUDYA dapat diterima dengan baik oleh masyarakat terutama lingkungan tempat tinggalnya.
Dalam kesempatan itu, dr. Syah Mahdi juga kembali berpesan kepada seluruh masyarakat Aceh Selatan agar tetap menerapkan protocol kesehatan saat beraktivitas diluar rumah. Sebab ancaman terpapar virus corona di masa pandemic ini tetap masih membayang-bayangi wilayah itu, terutama dari orang-orang yang baru pulang dari wilayah zona merah atau transmisi lokal Covid-19.
“Semoga tidak ada lagi penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 di daerah kita tercinta ini,” ujar dr. Syah Mahdi seraya menginformasikan bahwa saat ini tinggal tersisa 1 orang lagi pasien positif Covid-19 yang masih dirawat dan di isolasi di rumah sakit milik Pemkab Aceh Selatan yang telah ditetapkan oleh Plt. Gubernur Aceh sebagai salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Pantai Barat Selatan Aceh tersebut.

