15 Traveller yang di Karantina di Panjupian Mulai Diterapkan Aplikasi P-Covid-19

  • Whatsapp

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Selatan pada Sabtu (25/4/2020), mulai menerapkan aplikasi pemantauan virus corona (P-Covid-19) pasca di launching oleh Plt. Bupati Tgk. Amran Jumat (24/4/2020) kemaren.

Implementasi perdana aplikasi pemantauan Covid-19 berbasis website dan android yang dirancang dosen Politeknik Aceh Selatan (Poltas) bekerjasama dengan IDI dan Dinkes ini, diterapkan kepada 15 orang pelaku perjalanan (PP) atau traveller dari Jakarta dan Medan yang saat ini sedang menjalani karantina dilokasi pra-karantina, Desa Panjupian, Tapaktuan.

Kegiatan sosialisasi sekaligus penerapan aplikasi P-Covid-19 di lokasi Pra-Karantina Desa Panjupian ini turut di saksikan langsung oleh Plt. Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran didampingi Ny. Khailida Amran. Plt. Kadis Kesehatan Novi Rosmita S.E,M.Kes dan Ketua Siaga Covid-19 BLUD RSUD Yuliddin Away Tapaktuan, dr. Syah Mahdi Sp.PD.

Plt. Kadis Kesehatan Aceh Selatan Novi Rosmita, SE., M.Kes menyatakan bahwa 15 orang pelaku traveller yang perdana sekali diterapkan aplikasi P-Covid-19 tersebut, merupakan mereka yang baru tiba dari daerah transmisi lokal Covid-19 di Indonesia.

“Mereka terjaring oleh petugas gabungan di pos pantau perbatasan ketika hendak memasuki wilayah Aceh Selatan. Selanjutnya ditampung sementara pada pusat edukasi/Pra-Karantina Desa Panjupian,” ungkapnya.

Sehubungan telah mulai dioperasionalkan aplikasi P-Covid-19 tersebut, sambung Novi, pada hari yang sama Tim Gugus Tugas Covid-19 Aceh Selatan bekerjasama dengan dosen Poltas juga melaksanakan pelatihan cara penggunaan aplikasi tersebut terhadap seluruh tenaga surveilans Puskesmas dan Dinkes yang berlangsung di ruang P2P Dinkes Aceh Selatan.

Pihaknya, kata Novi, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada dosen Poltas, Ketua IDI serta berbagai pihak lainnya yang telah berkontribusi menciptakan aplikasi P-Covid-19 tersebut, sehingga makin memudahkan petugas dalam memantau ancaman penyebaran virus corona di daerah itu.

“Semoga dengan adanya aplikasi P-Covid-19 ini dapat membantu para dokter dan petugas surveilans Puskesmas dalam memantau perkembangan kesehatan semua traveller, ODP dan PDP ringan. Sehingga penyebaran virus corona dapat di minimalisir. Kita berharap semoga Aceh Selatan nihil kasus Covid-19,” pungkasnya. [] Naidy Beurawe

Pos terkait