Seratusan Anggota Pramuka Antusias Ikuti Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif

TheTapaktuanPost | Redelong — Pasca penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bawaslu Kabupaten Bener Meriah dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bener Meriah, seratusan anggota Pramuka mengikuti sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif bagi pemilih pemula.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangkaian Perkemahan Wirakarya, Minggu (13/9/2026).

Bacaan Lainnya

Materi disampaikan Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Bener Meriah, Hermansyah Putra, S.E., M.Si.

Para peserta yang mayoritas merupakan pemilih pemula tampak antusias mengikuti sosialisasi, khususnya saat pemateri menjelaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi proses demokrasi.

Hermansyah mengatakan, anggota Pramuka sebagai kader dan teladan di tengah masyarakat memiliki peran penting dalam membangun budaya politik yang sehat.

“Sebagai kader dan contoh teladan, anggota Pramuka harus mampu memposisikan diri di lingkungan masyarakat untuk menjadi influencer atau memberikan pengaruh positif dalam membangun kesadaran politik yang baik, arif dan bijak,” kata Hermansyah.

Ia juga mengingatkan para pemilih pemula agar tidak terjerumus dalam perilaku politik yang buruk serta ikut menjaga keberlangsungan demokrasi secara sehat dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bener Meriah, Yusrijal Faini, S.H., M.H., berharap sosialisasi tersebut dapat membentuk generasi muda yang memiliki kesadaran politik dan kepedulian terhadap penyelenggaraan demokrasi.

Menurutnya, pemilih pemula tidak hanya diharapkan memahami hak dan kewajibannya dalam Pemilu, tetapi juga mampu menjadi bagian dari pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

“Harapan kita, melalui sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif bagi pemilih pemula ini akan tercipta generasi yang sadar politik dan mampu membawa pengaruh positif di tengah masyarakat demi terwujudnya demokrasi yang jujur, adil dan berintegritas di masa yang akan datang,” ujar Yusrijal.

Ia menambahkan, keterlibatan generasi muda dalam pengawasan Pemilu menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kualitas demokrasi yang lebih baik.

Pos terkait