Antisipasi Corona, RSUD Yuliddin Away Tapaktuan Siapkan Ruangan Isolasi

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Management BLUD RS dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan, menyatakan telah siap memberikan pelayanan medis terhadap pasien yang diduga suspeck (dicurigai) virus corona (Covid-19) dalam kategori ODP atau PDP, sebelum di rujuk ke RSZA Banda Aceh. Berbagai kebutuhan pun telah disiapkan sejak sepekan lalu pasca merebaknya isu penyakit mematikan tersebut.

“Kita telah siap melayani jika sewaktu-waktu masuk pasien yang diduga suspeck virus Covid-19. Persiapan ini telah kita lakukan sejak seminggu lalu,” kata Kabid Pelayanan Medik RSUD Yuliddin Away Tapaktuan, dr. Syah Mahdi Sp.PD kepada TheTapaktuanPost di Tapaktuan, Jumat (20/3/2020).

Pihaknya, lanjut dr. Syah Mahdi, telah mempersiapkan sebanyak 3 ruangan isolasi yang berada di Lantai 2 Gedung A. Ruangan ini, jelasnya, memiliki akses masuk secara khusus (tidak bebas) dan terisolasi dari area/perawatan pasien lain.

“Ruangan ini tidak bisa diakses oleh pihak lain selain petugas dan pihak berkepentingan lainnya,” ungkapnya.

Diruangan isolasi tersebut, juga telah ditugaskan sebanyak 1 orang dokter spesialis paru, 1 orang dokter spesialis penyakit dalam dan 4 orang perawat yang khusus melayani jika sewaktu-waktu masuk pasien yang diduga suspeck virus corona.

Selain itu, rumah sakit milik Pemkab Aceh Selatan tersebut juga telah menyediakan sebanyak 22 set Alat Pelindung Diri (APD) para tenaga medis. APD tersebut masing-masing berasal dari pengadaan rumah sakit sebanyak 20 set dan dari bantuan Dinas Kesehatan Aceh Selatan 2 set.

“Sebelumnya, kita sempat kewalahan mendapatkan APD ini, karena pasca merebaknya isu corona barang ini sempat langka di pasaran. Alhamdulillah, berkat kegigihan pihak management melakukan lobi-lobi akhirnya berhasil mengadakannya sebanyak 20 set,” ujar dr. Syah Mahdi seraya menyatakan, proposal bantuan APD yang di ajukan ke Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, belum terealisasi karena barang tersebut memang sedang tidak tersedia secara cukup.

Belum Ada Kasus

Bacaan Lainnya

Dibagian lain, dr. Syah Mahdi Sp.PD mengutarakan bahwa, berdasarkan data pasien masuk di rumah sakit tersebut baik yang rawat jalan maupun rawat inap, sejauh ini belum ada ditemukan kasus pasien yang diduga suspeck virus corona (Covid-19).

“Sejauh ini belum ada pasien masuk yang diduga suspeck virus corona. Meskipun demikian, kita terus meningkatkan persiapan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” ungkapnya seraya kembali meminta masyarakat tetap tenang menyikapi isu virus corona dengan tetap menjaga kesehatan dengan cara mengonsumsi makanan dan minuman bergizi serta istirahat yang cukup.

Pos terkait