Baru 133 Orang dari Kota Terjangkit Covid-19 Terpantau Masuk ke Aceh Selatan, Semuanya Berstatus OTG

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Sejauh ini baru sebanyak 133 orang yang berasal dari kota-kota transmisi lokal di Indonesia dan negara Malaysia, terpantau masuk ke wilayah Kabupaten Aceh Selatan.

Hasil pengecekan petugas, seluruh orang ini masih berstatus orang tanpa gejala (OTG) Covid-19.

“Itu merupakan data yang berasal dari sejumlah desa di Aceh Selatan yang dilaporkan ke pihak Puskesmas. OTG ini adalah semua orang yang baru masuk dari luar kota/kota-kota terjangkit Covid-19 yang tidak menunjukkan gejala apapun,” kata Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Selatan, Novi Rosmita S.E,M.Kes saat dikonfirmasi Minggu (29/3/2020) malam.

Menurutnya, angka sebanyak 133 orang tersebut sudah termasuk sebanyak 8 orang warga Aceh Selatan yang baru datang dari Negara Malaysia.

“Jumlah ini kemungkinan akan terus bertambah karena ada informasi sudah banyak yang baru datang. Masing-masing perangkat desa bersama relawan kesehatan yang dibentuk di desa terus melanjutkan proses pendataan lanjutan dilapangan,” jelasnya.

Pendataan orang masuk dari kota-kota transmisi lokal dan luar negeri ini, menindaklanjuti Surat Ederan Plt. Kadiskes Aceh Selatan Nomor : 319 Tahun 2020 tanggal 26 Maret 2020 ke seluruh Puskesmas.

“Sehubungan surat edaran yang sudah kita edarkan terkait masyarakat yang pulang kampung. Seluruh Puskesmas bisa membagikan nomor HP/menempel di dinding rumah yang sedang melakukan karantina/isolasi secara mandiri agar nanti apa bila ada gejala, dapat dihubungi petugas kesehatan,” kata Novi.

Orang yang berstatus OTG ini, jelas Novi, harus melakukan isolasi dan karantina secara mandiri di rumahnya masing-masing dan di awasi langsung oleh perangkat desa.

Jika orang tersebut sewaktu-waktu menunjukkan gejala penyakit tertentu, maka bisa segera menghubungi petugas tenaga kesehatan Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Karena itu, demi kebaikan dan keselamatan bersama, pihaknya mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk membantu kelancaran kerja para petugas melakukan proses pendataan orang masuk di setiap desa dalam wilayah Aceh Selatan.

“Kami juga mengharapkan kepada setiap orang pendatang atau warga Aceh Selatan yang selama ini di rantau baru tiba ke kampung halaman, agar kooperatif dengan kesadaran sendiri melaporkan keberadaannya kepada petugas. Sehingga dapat dengan mudah dilakukan pemantauan secara bersama-sama,” pintanya.

Pos terkait