TheTapaktuanPost | Tapaktuan – Fakhrijal S.Kep, M.Kes yang berpasangan dengan Agus Fardin, SKM terpilih sebagai ketua dan sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Aceh Selatan masa periode 2018 – 2023.
Pasangan yang bekerja di Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Selatan ini terpilih melalui pemungutan suara yang berlangsung secara terbuka di Gedung Rumoh Agam, Tapaktuan Kamis (11/10/2018). Pasangan ini menang telak karena berhasil meraup sebanyak 47 suara, jauh melampaui tiga rivalnya.
Diurutan kedua, pasangan Nyak Dan – Muhammad dengan perolehan sebanyak 20 suara, pasangan Hendra Liyusman – Irvandi sebanyak 10 suara dan terakhir Akmal – Syam Irwan sebanyak 7 suara.
Ke empat pasangan ini memperebutkan sebanyak 87 suara. Adapun para peserta yang berhak memberikan suara adalah 3 orang perwakilan masing-masing Puskesmas x 24 Puskesmas se-Aceh Selatan, 5 orang Dewan Pengurus Komisariat BLUD RSYA, 3 orang DPK Akper Pemkab, serta ditambah perwakilan DPW dan DPD PPNI.
Setelah selesai penghitungan suara, Ketua PPNI Aceh Selatan terpilih Fahkrijal langsung diambil sumpah dan dilantik oleh Ketua DPW PPNI Provinsi Aceh, Abdurrahman S.Kep, M.Kes. Prosesi itu disaksikan langsung oleh para peserta yang mengikuti acara tersebut.
Rangkul Rival
Sementara itu, Ketua DPD PPNI Aceh Selatan terpilih, Fahkrijal S.Kep, M.Kes dalam pernyataan perdananya seusai dilantik menyampaikan bahwa, pihaknya akan merangkul kembali para rivalnya, demi untuk secara bersama-sama memajukan dan membesarkan organisasi PPNI di daerah itu.
“Seluruh perbedaan pendapat yang timbul selama proses pemilihan, mari kita lupakan. Saya akan merangkul kembali teman-teman meskipun sebelumnya kita rival demi untuk kemajuan PPNI ke depan,” ungkap Fakhrijal.
Menurutnya, untuk memajukan PPNI Aceh Selatan, dibutuhkan kekompakan dan kerja sama yang solid dari seluruh elemen yang terlibat dalam organisasi.
Soalnya, akibat terjadi perpecahan dan tidak solidnya pengurus internal selama ini, telah mengakibatkan organisasi PPNI Aceh Selatan tertinggal atau merosot jauh.
“Seharusnya kita malu, sebab jika dibandingkan dengan organisasi profesi lainnya di daerah ini, PPNI jauh tertinggal. Untuk itu, mari kita bersatu dan bekerja keras untuk memajukan dan mengembangkan organisasi ini ke depannya,” ujar Fakhrijal.
Sebagai komitmen pihaknya akan membawa organisasi tersebut ke arah lebih maju dan berkembang ke depannya, lanjut Fakhrijal, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin membangun hubungan kerja yang harmonis dengan Pemkab Aceh Selatan. Sebab PPNI sebagai organisasi yang menaungi para perawat di daerah, sangat membutuhkan peran serta pemerintah daerah untuk menyukseskan visi misi dan program kerja pengurus terpilih ke depannya.
“Kami akan membangun hubungan kerja yang harmonis dengan Pemkab Aceh Selatan, dengan cara meningkatkan langkah koordinasi dan komunikasi yang intens. Sehingga visi misi dan program kerja PPNI ke depan mendapat dukungan maksimal dari pemerintah daerah,” pungkasnya.

