Hasil Swab Karyawan BPOM Aceh Selatan dan 3 Santri Ponpes Temboro Negatif Covid-19

  • Whatsapp

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Selatan telah selesai melakukan pengambilan swab untuk dilakukan pemeriksaan PCR terhadap salah seorang karyawan BPOM inisial KN bersama 3 orang santri Pondok Pesantren Temboro, Magetan, Jawa Timur.

Pengambilan swab yang dilakukan di BLUD RSUD Yuliddin Away Tapaktuan sejak 5 – 10 Mei 2020, juga telah selesai dilakukan pemeriksaan PCR di Balitbangkes Aceh, Lambaro, Aceh Besar dengan hasil seluruhnya negatif Covid-19.

Informasi ini disampaikan Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas PP Covid-19 Aceh Selatan, Sri Milda SKM melalui siaran pers yang diterima TheTapaktuanPost, Rabu (13/5/2020).

“Alhamdulillah seluruhnya negatif Covid-19. Dengan pengumuman ini kami harapkan masyarakat tidak panik menyikapi isu yang berkembang yang tidak bisa di pertanggungjawabkan. Percayakan kami tim gugus Covid-19 yang senantiasa bekerja buat masyarakat,” kata Sri Milda.

Sebagaimana diketahui, lanjutnya, di Kabupaten Aceh Selatan telah ada beberapa orang masyarakat yang diberi perlakukan khusus bahkan diantaranya telah dilakukan pengambilan swab untuk dilakukan pemeriksaan PCR.

“Ada 2 kelompok kasus di Aceh Selatan sehingga kita lakukan tindakan pengambilan swab untuk dilakukan pemeriksaan PCR secara terpisah,” ujarnya.

Untuk kelompok kasus yang pertama adalah traveler yang baru pulang dari Pondok Pesantren Temboro, Magetan, Jawa Timur sebanyak 3 orang masing-masing berinisial FS, ZH dan AT.

“Ketiga santri tersebut sudah melalui tahapan diantaranya di lakukan rapid test dengan hasil non-reaktif,” ungkapnya.

Untuk kasus kedua adalah karyawan BPOM Aceh Selatan berinisial KN yang baru pulang dari Pekanbaru. Setelah dilakukan rapid test yang bersangkutan didapatkan hasil reaktif.

“Dengan adanya 2 kelompok kasus yang menonjol dan menjadi perhatian masyarakat, maka kami dari Gugus Tugas PP Covid-19 melakukan pengambilan swab di RSUDYA Tapaktuan,” ujarnya.

Untuk 3 orang santri klaster temboro, sebutnya, dilakukan pengambilan swab pada 5 Mei 2020. Kemudian dari 3 orang santri tersebut, khusus terhadap AT kembali dilakukan pengambilan swap selama dua hari berturut-turut bersamaan dengan pengambilan swap karyawan BPOM Aceh Selatan,KN, pada 9 dan 10 Mei 2020.

Menurutnya, setelah pengambilan swab selesai dilakukan di BLUD RSUD Yuliddin Away Tapaktuan, selanjutnya dibawa ke Balitbangkes Aceh untuk dilakukan pemeriksaan PCR.

“Pada 12 Mei 2020, kami sudah menerima hasil pemeriksaan tersebut dengan hasilnya. Alhamdulillah seluruhnya Negatif,” tegasnya.

Meskipun hasilnya negatif, pihaknya kembali berpesan kepada seluruh masyarakat Aceh Selatan agar tak bosan-bosan selalu memanjatkan doa kepada ALLAH SWT semoga daerah itu terhindar dari wabah virus corona.

Kemudian tetap jaga jarak dengan orang lain, selalu menggunakan masker jika terpaksa harus beraktivitas keluar rumah dan sering mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir serta tetap berada di rumah jika tak ada kepentingan mendesak.

Pos terkait