Masuk ke Sumut Wajib Tunjukkan Hasil PCR Antigen Saat Libur Tahun Baru 2021

  • Whatsapp

TheTapaktuanPost | Medan. Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, mengeluarkan surat himbauan mengenai persyaratan tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR) atau Rapid Test Antigen bagi pelaku perjalanan dalam negeri masuk wilayah provinsi Sumatera Utara.

Surat tersebut berisi, dalam rangka pencegahan dan pengendalian wabah Covid-19, khususnya pada masa arus mudik Natal dan Tahun Baru, dengan ini disampaikan, bahwa setiap pelaku perjalanan dalam negeri yang masuk ke wilayah Sumatera Utara, wajib menunjukkan hasil PCR atau Rapid Test Antigen (RDT-ag) dengan masa berlaku selama 14 hari.

Bacaan Lainnya

Berkaitan dengan hal tersebut, diminta kepada saudara untuk memberlakukan kewajiban yang dimaksud. Terhitung mulai tanggal 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Dengan demikian, penumpang yang tidak memiliki hasil PCR atau Rapid Test Antigen dilarang masuk ke wilayah Sumatera Utara.

Ketentuan ini di tetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui surat edaran yang dikeluarkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi Nomor: 360/9626/2020, yang mulai diberlakukan Senin (21/12/2020) hingga 4 Januari 2021.

Edy sendiri seusai mengikuti gelar pasukan Operasi Lilin Toba 2020 di Mapolda Sumut, Senin (21/12/2020) menjelaskan kebijakan ini rujukan dari pemerintah pusat.

Kebijakan ini dijelaskannya untuk mencegah dan mengendalikan wabah Covid-19 selama masa arus mudik dan balik libur akhir tahun.

“Itu dari pusat, untuk Sumut apabila dari daerah zona merah, wajib keluarkan surat sehat, minimal antigen. Tapi kalau dari Jakarta ke Medan atau sebaliknya wajib antigen,” kata Edy didampingi Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin dan Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin Siregar.

Edy menekankan pelaku perjalanan yang tidak memiliki persyaratan akan menerima konsekuensi berupa ditolak masuk.

“Bila perlu nanti dilakukan penyekatan, kalau tidak perlu ya jangan,” katanya.

Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin Siregar menambahkan, pihaknya bersama Kodam I/BB akan mendukung kebijakan itu demi menghindari terbentuknya klaster baru Covid-19 di Sumut.

“Saya selaku Wakil Gugus Tugas Covid-19 Sumatera Utara juga sudah mengundang pihak gereja agar Natal tahun ini dilaksanakan secara virtual atau daring. Kita tidak ingin ada klaster baru,” tegasnya.

Dalam Operasi Lilin Toba 2020 ini, Polda Sumut mengerahkan 7.700 personel dan didukung 2.000 prajurit Kodam I/BB.(RRI/tribunnews)

Pos terkait