TheTapaktuanPost | Banda Aceh. Pelaksanaan seleksi manajer Koperasi Merah Putih yang berlangsung secara nasional mulai menuai keluhan. Sejumlah peserta mengaku mengalami kendala teknis saat mengikuti ujian berbasis computer assisted test (CAT).
Di Aceh yang berada dalam koordinasi Kantor Regional XIII Badan Kepegawaian Negara Banda Aceh, pelaksanaan tes digelar di tiga lokasi, yakni di Hotel Grand Aceh Syariah, The Pade Hotel, dan Magnolia Boutique Hotel. Hingga Kamis (7/5/2026), tes telah berlangsung selama lima hari.
Di salah satu lokasi, Hotel Grand Aceh Syariah, ujian dibagi dalam tiga sesi pengerjaan, masing-masing dimulai pukul 08.00 WIB, 10.30 WIB, dan 14.00 WIB. Sebelum memasuki ruang ujian, peserta diwajibkan hadir 90 menit lebih awal untuk proses verifikasi dan registrasi.
Usai pelaksanaan tes, suasana terlihat beragam. Ada peserta yang tampak lega, namun tidak sedikit yang keluar dengan raut kecewa. Sejumlah peserta bahkan terlihat saling berdiskusi soal kendala yang mereka alami.
Salah satu peserta asal Aceh Selatan, Johan Maldini (26), mengaku tidak dapat mengerjakan soal secara maksimal karena mendapati gangguan pada sistem aplikasi saat mengikuti ujian pada Selasa (5/5/2026) lalu.
“Rasanya seperti dimain-mainkan sistem. Jawaban yang sudah kita klik bisa berubah sendiri,” ujarnya saat dihubungi kembali untuk mengonfirmasi kendala tersebut, Kamis (7/5/2026).
Ia juga menyoroti waktu pengerjaan yang dinilai terbatas. “Waktunya memang sangat terbatas, tapi yang paling mengganggu justru kendala teknis dari sistem,” katanya.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, keluhan serupa juga disampaikan peserta lain di sejumlah lokasi. Peserta menyebut pilihan jawaban yang telah diklik kerap berubah dengan sendirinya. Selain itu, sistem juga dilaporkan sempat terkunci saat peserta mencoba memperbaiki jawaban.
Dalam kondisi tersebut, peserta harus berulang kali kembali (back) dan memilih ulang jawaban untuk memastikan tersimpan. Hal ini dinilai mengganggu di tengah durasi ujian yang terbatas.
Berdasarkan pantauan di jagat maya, keluhan senada juga ramai disuarakan oleh peserta dari berbagai daerah melalui platform media sosial.
Menanggapi hal tersebut, pihak Badan Kepegawaian Negara melalui Kantor Regional XIII Banda Aceh memastikan telah menindaklanjuti laporan yang masuk.
Kepala Kantor Regional XIII BKN Banda Aceh, Ir. Agus Sutiadi, M.Si mengatakan, terkait kendala/permasalahan yang terjadi selama pelaksanaan CAT KDKMP di titik lokasi ujian wilayah Aceh pihaknya sejak 3 Mei 2026 telah melaporkan ke BKN Pusat.
“Saat ini kami masih menunggu arahan atau informasi lanjutan,” ujarnya.






