Pemkab Asel Bagikan Kendaraan Dinas Kepada Petugas KB Berprestasi

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Dalam rangka mendukung kelancaran tugas menyukseskan program nasional Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), Pemkab Aceh Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) membagikan kendaraan dinas roda dua kepada 18 orang Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di 18 kecamatan sumber DAK tahun 2019.

Kendaraan dinas tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati (Wabup) Aceh Selatan Tgk. Amran didampingi Kepala DP3AKB, Yulmainar SE di Aula Dinas Pariwisata, Tapaktuan, Selasa (8/10/2019). Sebelumnya, kendaraan dinas ini juga telah di peusijuk (tepung tawar) secara simbolis oleh pejabat terkait.

Bacaan Lainnya

Wabup Tgk. Amran mengatakan, para PKB dan PLKB yang mendapat kendaraan dinas tersebut merupakan para petugas terpilih yang dinilai dari kinerjanya selama ini telah mampu membentuk dan menggerakkan kelompok (kader) desa sekaligus mendorong masyarakat berpartisipasi dalam mendukung program nasional KKBPK.

“18 orang yang terpilih mendapatkan kendaraan dinas dari jumlah total 71 orang PKB/PLKB di Aceh Selatan, telah melewati serangkaian penilaian kinerja oleh tim yang di tunjuk. Kami berharap, keputusan ini dapat memotivasi petugas lainnya untuk terus meningkatkan kinerjanya dilapangan,” harap Tgk. Amran.

PKB dan PLKB, lanjut Tgk, Amran, merupakan ujung tombak kesuksesan berbagai program nasional KKBPK yang diselenggarakan oleh pihak BKKBN. Karena PKB dan PLKB inilah sebagai pihak pertama yang berhadapan langsung dengan masyarakat dilapangan.

Dikatakan bahwa, PKB dan PLKB adalah PNS yang diberi tugas, tanggungjawab wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang melaksanakan kegiatan penyuluhan, pelayanan, evaluasi dan pengembangan KB dilapangan. Makanya, untuk mendukung tugas di lapangan, PKB dan PLKB setidaknya harus memiliki tiga kemampuan utama yakni teknis, struktural dan managerial.

Sementara, Kepala DP3AKB Aceh Selatan, Yulmainar SE menyatakan, pelaksanaan program KKBPK memerlukan dukungan, sinergitas dan komitmen yang sama dari semua pihak.

Salah satu sasaran utama program ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat melalui pengaktifan dan penggerakan peran kader desa, pengembangan/pengorganisasian masyarakat, peningkatan upaya advokasi dan perencanaan yang mendukung pemberdayaan masyarakat serta pemutakhiran data.

“PKB dan PLKB sebagai lini terdepan dilapangan, harus mampu mensosialisasikan program nasional KKBPK dengan baik kepada masyarakat. Realisasi program ini juga harus dapat dipastikan berjalan sesuai kearifan lokal di Aceh,” ujarnya seraya menyebutkan ada 3 poin yang menjadi prioritas utama dalam program ini yaitu kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga.

Pos terkait