Bupati Mirwan Demosi 5 Camat Jadi Sekcam, Yang Pertama Dalam Sejarah Aceh Selatan

TheTapaktuanPost | Tapaktuan. Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan kembali menggelar kebijakan mutasi pejabat guna “meng-upgrade” kabinet pembantunya. Sebanyak 33 pejabat eselon III termasuk 11 camat dimutasi.

Namun dari deretan 11 camat yang kena mutasi, sebanyak 5 camat diantaranya kena penurunan jabatan (demosi) yang belum diketahui atas dasar kesalahan atau barometer bagaimana yang diterapkan dalam evaluasi kinerja yang dilakukan.

Bacaan Lainnya

Keputusan Bupati Mirwan menerapkan demosi jabatan para camat tersebut tercatat sebagai kebijakan perdana sepanjang berdirinya Kabupaten Aceh Selatan.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan di Gedung Rumoh Agam, Tapaktuan, Selasa (25/11/2025).

Sebanyak 11 camat yang dilantik masing-masing adalah Alman Paluti S.STP, M.Ec.Dev dilantik menjadi Camat Kluet Utara menggantikan Mukhlis Anwar S.Pi yang dirotasi jadi Kabag Politik Dalam Negeri dan Ormas pada Kesbangpol.

Teuku Muzhar SE,MM menjabat Camat Kluet Selatan menggantikan Muriadi SH yang didemosi (penurunan jabatan) jadi Sekretaris Kecamatan Kota Bahagia. Drs. Ahmad Yusra menjabat Camat Samadua menggantikan TM Nasrijal S.STP yang dirotasi jadi Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan pada Dinas Pangan.

Murlizar S.IP menjabat Camat Tapaktuan menggantikan Ramzil Hadi S.STP yang dirotasi jadi Kabid Pengembangan Pemasaran Pariwisata pada Dinas Pariwisata. Iswan Budi SH menjabat Camat Kota Bahagia menggantikan M Yusuf S.IP yang dirotasi jadi Camat Bakongan. Sementara Camat Bakongan Fadhil Ermijal S.Sos juga kena demosi jadi Sekretaris Kecamatan Kluet Utara.

Saiful S.IP diangkat jadi Camat Bakongan Timur menggantikan Ahmad Kartolo S.H yang juga terkena demosi jadi Sekretaris Kecamatan Trumon Timur. Sairuman S.IP diangkat jadi Camat Kluet Timur menggantikan Yusri S.Pd yang didemosi jadi Sekretaris Kecamatan Trumon.

Teuku Iqbal Hidayatullah S.Ag diangkat jadi Camat Meukek menggantikan Tahta Amrullah S.STP yang dirotasi jadi Kabid IKP pada Diskominfo dan Persandian. Ellida Mursini B, S.Mn menjabat Camat Trumon Timur menggantikan Husin S.Pd yang juga kena demosi jadi Sekretaris Kecamatan Bakongan.

Satri Diani SH menjabat Camat Sawang menggantikan Zunawanis S.STP yang dirotasi jadi Kabid Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Agama pada Kesbangpol.

Dalam sambutanmya, Bupati Mirwan mengatakan mutasi pejabat tersebut merupakan sebuah momentum penting yang hadir bersamaan dengan suasana semangat pembangunan setelah peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Kabupaten Aceh Selatan.

Itu sebabnya, kata Mirwan, pelantikan pejabat eselon III tersebut memiliki makna khusus, karena dilaksanakan pasca perayaan Hari Ulang Tahun ke-69 Aceh Selatan.

“Momentum HUT ke-69 kemarin telah menjadi pengingat bahwa perjalanan pembangunan Aceh Selatan adalah tanggung jawab kita bersama. Hari ini, kita memperkuat komitmen tersebut melalui pengisian pejabat strategis yang akan menjadi motor penting pemerintahan di tahun-tahun mendatang,” tegas Mirwan.

Pelantikan ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat efektivitas organisasi, serta memastikan pelayanan publik yang semakin baik. Pengisian jabatan merupakan kebutuhan organisasi, sesuai dengan tuntutan kompetensi dan dinamika pembangunan daerah.

Kepada para pejabat yang dilantik khususnya para camat dan pejabat administrator, Bupati Mirwan menegaskan bahwa jabatan yang diemban adalah amanah, bukan sekadar posisi struktural. Ada tanggung jawab moral, integritas, serta loyalitas yang harus dijaga.

“Jabatan yang saudara terima harus dimaknai sebagai peluang untuk memberikan karya terbaik bagi masyarakat Aceh Selatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Mirwan turut memberikan beberapa arahan penting untuk menjadi pedoman dalam menjalankan tugas yakni tingkatkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan transparan.

“Masyarakat menuntut pelayanan yang mudah dan tidak berbelit-belit. Pejabat administrator harus menjadi teladan dalam reformasi birokrasi dan penerapan digitalisasi layanan,” kata Mirwan.

Kemudian Bupati Mirwan juga meminta agar menjadi pejabat yang responsif dan dekat dengan masyarakat. Terutama bagi para camat, diminta segera bangun komunikasi yang harmonis dengan perangkat gampong, tokoh masyarakat, dan semua elemen pembangunan.

“Hadirkan solusi, bukan sekadar laporan,” ucapnya.

Perkuat kolaborasi dan sinergi pembangunan dengan menggunakan momen pasca HUT ke-69 isebagai langkah mempercepat realisasi program prioritas daerah, seperti peningkatan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan, penurunan stunting, penguatan UMKM, dan pembangunan infrastruktur wilayah.

Jaga integritas dan hindari penyimpangan. Bupati Mirwan menekankan kembali bahwa tidak ada ruang bagi praktik-praktik yang bertentangan dengan hukum dan etika pemerintahan. Profesionalisme dan akuntabilitas harus menjadi standar utama.

Tunjukkan kinerja yang terukur dan berdampak. Bupati Mirwan meminta kepada setiap pejabat harus memiliki target kerja yang jelas. Tidak cukup hanya menjalankan rutinitas, tetapi harus mampu menghadirkan perubahan dan inovasi.

Mirwan mengatakan, Kabupaten Aceh Selatan telah memasuki usia 69 tahun sebuah usia yang matang. Namun kemajuan daerah tidak diukur dari usia, melainkan dari kualitas kerja dan pelayanan aparatur pemerintahnya.

Karena itu, pelantikan pejabat itu menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen semua pihak dalam membangun daerah yang lebih maju dan produktif.

“Kepada pejabat yang baru dilantik, saya ucapkan selamat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan rasa syukur. Tunjukkan bahwa saudara adalah aparatur terbaik yang mampu membawa perubahan ke arah yang positif. Kepada pejabat lama, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusinya selama ini,” pungkasnya.

Pos terkait