TheTapaktuanPost | Banda Aceh. Pemkab Aceh Selatan resmi mengantongi sertifikat tanah asrama Yayasan Nagasakti yang berlokasi di kawasan Lampineung, Kota Banda Aceh. Ini merupakan prestasi bersejarah yang berhasil ditorehkan sejak berdirinya asrama mahasiswa kebanggaan masyarakat Kota Naga itu.
Sertifikat yang baru saja dikeluarkan BPN Kota Banda Aceh ini secara resmi diserahkan oleh Pembina Yayasan Nagasakti yang juga mantan Bupati Aceh Selatan 2 periode, Ir. H.T. Machsalmina Ali, M.M kepada Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran di Kompleks Asrama Nagasakti, Lampineung, Banda Aceh, Minggu (6/2/2022).
Prosesi bersejarah ini dilaksanakan disela-sela berlangsungnya Kenduri Raya Masyarakat Aceh Selatan yang mengusung tema “Merajut Silaturrahmi Memperkuat Persatuan” yang di hadiri ribuan warga dan tokoh masyarakat serta pejabat pemerintahan asal daerah setempat.
Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran mengatakan, kegiatan kenduri raya ini dilaksanakan dalam rangka menyambung kembali tali silaturrahmi sesama masyarakat Aceh Selatan yang sudah lama bahkan hampir puluhan tahun tidak berjumpa, sehingga melalui momentum ini dapat berkumpul kembali memikirkan kemajuan daerah khususnya untuk kemajuan mahasiswa.
“Kita menyambung kembali tali persaudaraan masyarakat Aceh Selatan, serta mengenang kembali tokoh Aceh Selatan yang dulu juga pernah berjuang bersama,” ujarnya seraya berharap melalui kegiatan ini akan ada masukan dan saran dari semua unsur masyarakat demi kemajuan Aceh Selatan kedepannya.
Tgk. Amran mengaku terpanggil memperjelas legalitas pengurus yayasan yang sudah lama vakum dan status tanah yayasan Nagasakti yang sudah belasan tahun tanpa ada kejelasan.
Kondisi ini sangat merugikan daerah itu karena selama ini tak bisa merealisasikan program pembangunan.
“Selama ini kompleks asrama nagasakti ini sudah seperti bangunan terbengkalai tak terurus bahkan sudah dipenuhi semakbelukar. Yang ironisnya lagi, sekitar beberapa tahun lalu sempat masuk media massa terkait kasus penangkapan narkotika, ini sangat memalukan kita. Makanya saya terpanggil untuk membenahinya,” kata Tgk. Amran.
Kedepannya diatas tanah seluas lebih kurang 1 hektar lebih itu akan dibangun beberapa bangunan permanen yang refresentatif serta produktif yakni selain menyediakan fasilitas asrama mahasiswa juga dilengkapi beberapa bangunan lainnya yang menghasilkan nilai ekonomi.
“Saat ini masih tahap dilakukan kajian yang komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak untuk didengarkan masukannya. Sementara untuk mewujudkan bangunan asrama mahasiswa tingkat kabupaten yang selama ini memang belum dimiliki, Pemkab Aceh Selatan telah menyediakan tanah di dekat Kampus UIN Ar-Raniry. Dilokasi itu akan direalisasikan program pembangunan di tahun 2022 ini melalui sumber dana pokir 2 orang anggota DPRA, Irpannusir dan Safrijal Gam-gam,” ungkap Tgk. Amran.
Sementara untuk mempercepat terwujudnya program pembangunan di kompleks Yayasan Nagasakti Lampineung, Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran mengharapkan dukungan semua pihak khususnya dari tokoh-tokoh daerah itu yang menempati berbagai posisi strategis di pemerintahan maupun di perusahaan swasta.
“Terutama sekali kami sangat mengharapkan dukungan dari Kakanda Rafly Kande selaku anggota Komisi VI DPR RI yang memiliki mitra kerja dengan Kementerian BUMN. Semoga dapat difasilitasi penyaluran CSR perusahaan-perusahaan BUMN yang ada di Provinsi Aceh untuk mempercepat pembangunan asrama mahasiswa Yayasan Nagasakti ini,” harap bupati.
Sementara itu, Pembina Yayasan Nagasakti Ir. H. T. Machsalmina Ali, M.M yang berbicara sebelum Bupati Tgk. Amran, mengatakan dengan telah diserahkannya sertifikat tanah asrama Yayasan Nagasakti kepada Pemkab Aceh Selatan, hendaknya semoga dapat disimpan dengan baik agar arsip dokumennya bisa diperoleh dengan mudah kapan saja dibutuhkan.
“Kejadian yang kami alami selama 1,5 tahun mengurus kejelasan status pengurus yayasan dan tanah yayasan yang sangat sulit memperoleh dokumen – dokumen lama semoga tidak terulang lagi ke depannya. Siapapun yang nantinya akan meneruskan estafet kepemimpinan daerah serta kepemimpinan Yayasan Nagasakti, semoga dapat bekerja dengan mudah dan nyaman karena sudah tersedia legalitas dokumen yang lengkap,” pintanya.
Ketua Umum Yayasan Nagasakti, Dedy Saputra ZN, yang juga berbicara sebelum Bupati Tgk. Amran menyampaikan bahwa, terlaksananya kegiatan Kenduri Raya tersebut berkat dukungan berbagai komponen masyarakat dan tokoh serta pejabat pemerintahan yang secara suka rela memberikan sumbangan.
“Sebesar ini kegiatan yang InsyaALLAH kita laksanakan secara sukses ini, Alhamdulillah tanpa perlu harus menggunakan satu proposal pun. Kami pastikan tidak ada satu proposal pun yang kami edarkan. Berkat sumbangan dari berbagai pihak, Alhamdulillah sudah terkumpul dana mencapai Rp. 200 juta lebih,” sebut Dedy.
Kenduri raya masyarakat Aceh Selatan ini terlaksana begitu khidmat, sejumlah tokoh asal kota naga itu turut meramaikannya. Diantaranya, Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran bersama unsur Forkopimda Aceh Selatan, Anggota Komisi VI DPR RI Rafly Kande, para anggota DPRA antara lain Irpannusir, Safrijal Gam-gam, Hendri Yono dan Tgk. H. Attarmizi Hamid, Mantan Bupati Aceh Selatan IR. H. T. Machsalmina Ali dan Tgk. Husin Yusuf, Mantan Pangdam IM Mayor Jenderal TNI (Purn) Teuku Abdul Hafil Fuddin, Mantan Wakil Bupati Aceh Selatan Daska Azis, Tokoh Masyarakat Aceh Selatan Tgk. Abrar Muda, Sekda Aceh Selatan Cut Syazalisma S.STP, Anggota DPRK, para Kepala SKPK, para Camat, para keuchik serta ratusan tokoh lainnya.






